- Home
-
- Megapolitan
-
- Kelompok Rentan Mesti Diva...
Kelompok Rentan Mesti Divaksinasi
Selasa, 12 Des 2023, 05:25 WIBJAKARTA - Untuk mencegah persebaran Covid-19, kelompok rentan mesti mengikuti vaksinasi dan menggunakan masker. Imbauan ini terus digencarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.
"Gunakan masker dan ikut vaksinasi bagi kelompok rentan. Kalau pembatasan aktivitas, kami nilai belum perlu," kataKepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta, Ngabila Salama, Senin (11/12).
Ngabila mengimbau masyarakat untuk lebih ketat lagi menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga ventilasi udara dalam ruangan dengan baik, dan menghindari asap rokok. Pemprov Jakarta juga mengimbau kelompok rentan secepatnya melengkapi vaksinasi Covid-19.
Sebab kelompok tersebut jika positif Covid-19 berpotensi besar mengalami keparahan, bahkan bisa meninggal. Usia di atas 50 tahun dan belum lengkap vaksinnya berbahaya. Apalagi memiliki komorbid hipertensi, diabetes, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal kronis, kanker, TBC, dan HIV. Mereka harus dipastikan vaksinasinya lengkap.
Selain itu, Pemprov Jakarta juga menyediakan imunisasi rutin anak secara gratis dari pemerintah sebanyak 15 jenis, selain juga vaksinasi Covid-19 dosis 1-4. Lokasi vaksinasi Covid-19 ada di Puskesmas Kecamatan.
Ada juga tambahan lokasi seperti RSUD Tarakan Jakarta Pusat, Klinik PPKP Kantor Balai Kota Jakarta, dan Klinik Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok.
Kemudian, Pemprov Jakarta juga menyediakan layanan antigen dan PCR gratis di seluruh Puskesmas kecamatan bagi warga bergejala atau kontak erat. Layanan pengobatan Covid-19 bisa dilakukan baik di Puskesmas maupun RS dengan BPJS.
Adapun Dinas Kesehatan Jakarta mencatat kasus Covid-19 sebanyak 271 orang terkonfirmasi positif Covid-19 bulan Desember. Angka tersebut naik dari 80 kasus pada bulan November. Menurut Ngabila, gelombang kasus Covid-19 cenderung naik setiap enam bulan karena peralihan musim. Ini berpengaruh terhadap imunitas masyarakat.
"Polanya meningkat enam bulan sekali atau kondisinya sedang pancaroba dan peralihan musim. Untuk saat ini lebih ke pancaroba, sehingga imunitas orang menurun," jelas Ngabila. Sebelumnya, Dinas Kesehatan Jakarta menemukan dua kasus kematian akibat positif Covid-19 selama Desember. Selama Oktober-November tidak menemukan dampak fatal seperti itu.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.