Tiongkok-Filipina Saling Tuding Soal Insiden Tabrakan Kapal di LTS

Minggu, 10 Des 2023, 15:26 WIB

MANILA - Sebuah kapal Filipina dan kapal Penjaga Pantai Tiongkok bertabrakan di dekat terumbu karang yang diperebutkan pada Minggu (10/12). Kedua negara saling menyalahkan atas konfrontasi terbaru di Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan itu.

Insiden tersebut terjadi saat Filipina melakukan pasokan ke garnisun kecil di Second Thomas Shoal di Kepulauan Spratly, titik konflik bagi Manila dan Beijing.

Ket. Foto: Juru bicara Penjaga Pantai Filipina Jay Tarriela mengatakan dua kapal pemasok dan kapal Penjaga Pantai Filipina yang mengawal misi tersebut disemprot kapal penjaga pantai Tiongkok dengan menggunakan meriam air. — Sumber: AFP/Phillipine Coas Guard (PCG)

Hal ini terjadi sehari setelah Filipina menuduh penjaga pantai Tiongkok menggunakan meriam air untuk menghalangi tiga kapal pemerintah yang mengirimkan perbekalan kepada nelayan Filipina di dekat Scarborough Shoal, di lepas pantai pulau utama Luzon.

Ketegangan yang sudah berlangsung lama antara Manila dan Beijing terkait perairan ini telah berkobar dalam beberapa bulan terakhir menyusul sejumlah insiden yang melibatkan kapal Filipina dan Tiongkok, termasuk dua insiden tabrakan sebelumnya.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh wilayah Laut Tiongkok Selatan, termasuk perairan dan pulau-pulau di dekat pantai negara tetangganya, dan mengabaikan keputusan pengadilan internasional yang menyatakan bahwa pernyataan Tiongkok tidak memiliki dasar hukum.

Negara ini mengerahkan kapal untuk berpatroli di jalur air yang sibuk dan telah membangun pulau-pulau buatan yang telah dimiliterisasi untuk memperkuat klaimnya.

Sementara Filipina mengatakan pada hari Minggu bahwa "Kapal Penjaga Pantai Tiongkok dan Milisi Maritim Tiongkok mengganggu, memblokir, dan melakukan manuver berbahaya terhadap kapal pasokan sipil Filipina".

Salah satu dari dua kapal yang membawa perbekalan "ditabrak" oleh kapal penjaga pantai Tiongkok, kata Satuan Tugas Nasional untuk Laut Filipina Barat dalam sebuah pernyataan.

Sebuah kapal Tiongkok juga menggunakan meriam air terhadap dua kapal pemasok dan sebuah kapal Penjaga Pantai Filipina yang mengawal misi tersebut, kata satuan tugas multi-lembaga.

Hal ini menyebabkan "kerusakan parah" pada mesin salah satu kapal pemasok dan merusak tiang kapal penjaga pantai, katanya.

Namun Penjaga Pantai Tiongkok menuding kapal Filipina "sengaja bertabrakan" dengan kapal Tiongkok setelah "mengabaikan berbagai peringatan keras kami".

Kapal Filipina "tiba-tiba berubah arah dengan cara yang tidak profesional dan berbahaya, dengan sengaja bertabrakan dengan Kapal Penjaga Pantai 21556 kami, yang berada pada rute penegakan hukum normal, dan menyebabkan goresan", kata Penjaga Pantai Tiongkok dalam sebuah pernyataan.

Tiongkok juga menuduh kapal-kapal Filipina "mencoba mengirimkan bahan-bahan konstruksi" ke "kapal perang yang terdampar secara ilegal" di mana garnisun tersebut berada.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.