Digitalisasi 30 Juta UMKM Diyakini Tercapai pada 2024
Selasa, 05 Des 2023, 10:01 WIBJAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian, Rudy Salahuddin optimistis 30 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk go digital pada 2024.
"Targetnya 30 juta (UMKM) pada 2024, sekarang ini sudah 27 juta. Ya saat ini kami masih memberikan edukasi, literasi digital kepada para UMKM, bukan hanya pemerintah tapi kami bersinergi juga dengan para pelaku," kata Rudy dalam Media Briefing: Peluncuran Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital di Jakarta, Senin (4/12).
Rudy menjelaskan, pemerintah tidak hanya memfokuskan UMKM untuk go digital, namun juga menginisiasi berbagai strategi agar produk-produk UMKM dapat bersaing di pasar internasional, khususnya di kawasan Asean.
"Jadi, bukan hanya sekadar go digital, tapi produk-produk mereka tidak bisa terjual. Setidaknya di Asean dululah kami bisa dorong produk-produk UMKM kita," ujarnya lagi.
Pemerintah terus memperkuat kerja sama dengan berbagai platform niaga elektronik (e-commerce) hingga perusahaan teknologi finansial (fintech) agar mampu mencapai target tersebut. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk dapat meningkatkan daya saing UMKM dalam memasuki ekosistem digital serta pasar internasional.
"Jadi, kami bersinergi juga dengan para pelaku. Misalnya dari pelaku e-commerce, pelaku fintech, dan sebagainya untuk sama-sama mendorong para pelaku UMKM bisa go digital," kata Rudy.
Adapun nilai ekonomi digital Indonesia terus tumbuh dan tercatat sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara. Pada 2023, nilai ekonomi digital Indonesia yakni sebesar 82 miliar dolar AS, dan diperkirakan mampu mencapai 109 miliar dolar AS pada 2025. Selain itu, 40 persen pangsa pasar ekonomi digital Asia Tenggara berada di Indonesia.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Polda Metro Jaya Minta Imigrasi Cegah Bekas Jampidsus ke Luar Negeri
-
Sesetan Festival Menjadi Wadah Kreatif untuk Menguatkan UMKM Lokal
-
Pusat PVTPP Perkuat Pendampingan Perizinan Pupuk bagi UMKM di Sukabumi
-
Survei Ipsos: Keamanan Jadi Faktor Utama Masyarakat Memilih Bank Digital
-
Apa Bedanya Kopdes dengan Minimarket?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.