Komnas HAM Minta Parpol Tunjukkan Rekam Jejak Paslon Bukan Gimik

Senin, 04 Des 2023, 01:05 WIB

JAKARTA - Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah meminta partai politik (parpol) seharusnya mengedukasi pemilih pemula dengan menunjukkan rekam jejak pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) terkait hak asasi manusia (HAM), bukan justru menonjolkan gimik politik.

"Saya kira penting untuk memberikan edukasi dan pengetahuan tentang rekam jejak HAM setiap paslon kepada pemilih," kata Anis di Jakarta Pusat, Sabtu (2/12).

Ket. Foto: Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah — Sumber: ANTARA/Putu Indah Savitri

Dia menilai banyak gimik politik yang bertebaran dan menyasar kepada para pemilih pemula. Menurut dia, pemilih pemula pun mudah tertarik dengan gimik tersebut sehingga tidak memiliki kedalaman pengetahuan tentang paslon yang dipilih.

Karena itu menurut Anis, para pemilih pemula harus jeli dalam memilih pemimpin dengan cara mencari tahu rekam jejak dan memegang visi-misi yang ditawarkan. "Penting bagi pemilih pemula memahami rekam jejak pasangan terkait dengan HAM dan kedua yang bisa dipegang dokumen visi misi. Rekam jejak HAM yang bisa dilihat dan dokumen visi-misi yang bisa kita pegang," ujarnya.

Hal tersebut menurut dia, akan membuat para pemilih memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak dan kedalaman visi misinya, bukan gimik semata.

Dengan demikian, dia yakin pemimpin yang akan terpilih merupakan sosok yang bebas dari pelanggaran HAM masa lalu.

Hati Nurani

Sementara itu, Cawapres Mahfud MD mengingatkan masyarakat agar memilih calon pemimpin sesuai dengan hati nurani serta tidak lupa memperhatikan jejak rekam masing-masing kandidat.

Hal itu disampaikan Mahfud saat menemui sejumlah ulama "Mataraman" (kawasan timur Jatim) di Ponpes Sulaiman, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu. "Saya berharap masyarakat tetap rukun untuk menjaga kesatuan Indonesia. Silahkan dinilai dengan objektif dan benar. Kalau cocok silakan pilih, jika tidak cocok tidak usah dipilih. Saya tidak akan menyarankan atau menyuruh saudara untuk memilih siapa, saudara nilai saja semua calonnya," tutur Mahfud.

Mahfud tidak serta-merta menonjolkan dirinya yang juga maju bursa pilpres sebagai cawapres mendampingi Ganjar Pranowo.

Menurutnya, masyarakat harus terus diedukasi untuk memilih pemimpin dengan memperhatikan rekam jejak, reputasi, selain tentu saja melihat bobot visi-misi serta komitmennya terhadap NKRI.

Oleh karenanya, Mahfud juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak takut jika mendapatkan tekanan atau intervensi dalam bentuk apapun dalam menyalurkan hak suaranya. "Dalam memilih pemilih harus sesuai dengan apa kata hati, seperti yang diajarkan dalam fiqih politik," ujarnya.

Di Ponpes Sulaiman Trenggalek, Mahfud Md bertemu dengan sejumlah kiai di wilayah eks-Karesidenan Mataraman serta pengurus pondok di berbagai daerah, seperti KH. Mahin Toha dari Ponpes Lirboyo, KH. Dliya'uddin Zamzami Ponpes Mantenan Blitar, KH. Yunus Ponpes Slemanan Blitar, KH. Musyaroh Usman Ponpes Sulaiman Trenggalek. Kemudian KH. Arsyad Bushoiri, Ponpes Trenceng Tulungagung, KH. Ardani dari Blitar, dan KH. Ngadiyin Anwar Ponpes Sulaiman Madiun.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.