Ini Strategi Khusus untuk Gaet Pemilih Muda Pada Pemilu 2024

Jumat, 01 Des 2023, 00:29 WIB

Yogyakarta - Pakar politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Mada Sukmajati menilai peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 memerlukan strategi khusus menggaet suara pemilih muda, khususnya generasi milenial dan generasi Z karena mereka mudah berubah dalam menentukan pilihan.

"Mereka gampang sekali berubah pilihannya, bahkan sampai hari pemungutan suara. Tidak seperti generasi sebelumnya yang tingkat keajekan dalam memilih lebih tinggi," kata Mada di Kampus UGM, Yogyakarta, Kamis.

Menurut Mada, seluruh pasangan kandidat perlu memberikan perhatian khusus terhadap dua generasi itu sebab jumlah mereka cukup besar dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024.

Berdasarkan data KPU RI, jumlah pemilih generasi milenial mencapai 66.822.389 atau 33,60 persen, sedangkan generasi Z sebanyak 46.800.161 pemilih atau 22,85 persen dari total DPT Pemilu 2024.

Sementara itu, mengacu hasil survei Center for Strategic and International Studies (CSIS), sebanyak 51 persen dari pemilih muda tersebut memiliki karaktermoodyatau mudah berubah.

Oleh karena itu, kata dia, manakala salah pasangan calon presiden dan wakil presiden saat ini memiliki tingkat elektabilitas tinggi dari kalangan generasi itu, jangan terburu berpuas diri.

Sebaliknya, jika saat ini tingkat elektabilitas dari generasi itu masih rendah, menurut dia, tidak perlu berkecil hati.

"Mereka bisa juga menentukan pilihan di luar dugaan kita, bahkan mungkin bisa jadi mereka akan tetap kesulitan menentukan pilihannya sampai pada hari pemungutan suara," kata dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM itu.

Meski selera pilihan mereka masih sulit diidentifikasi, menurut Mada, secara umum dua generasi itu cenderung suka dengan konten-konten politik yang ringan.

Dengan demikian, mereka memiliki cara yang berbeda dalam memahami profil peserta Pilpres 2024 jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

"Mereka suka yang ringan-ringan karena informasi yang masuk melalui gatget mereka sudah banyak," kata dia.

Dengan perkembangan teknologi digital, Mada menilai pemilih muda dari dua generasi itu tidak mudah dipengaruhi atau sangat independen dalam menentukan pilihan.

"Oleh karena itu, jika KPU ingin meningkatkan partisipasi dari pemilih yangmoodyini, perlu pendekatan dengan memahami karakter mereka," ujar Mada.

Mada mengakui studi tentang perilaku memilih kelompok muda milenial dan Gen Z masih perlu terus dikembangkan mengingat Pemilu 2024 adalah kali pertama dua generasi itu mendominasi DPT.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.