Gerak Cepat, Pemkab Pamekasan Gelar Pasar Murah untuk Tekan Harga Bahan Pokok

Jumat, 01 Des 2023, 00:28 WIB

Pamekasan - Gerak cepat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, Kamis, menggelar pasar murah di Pasar 17 Agustus Kelurahan Bugih, guna menekan kenaikan harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di wilayah itu.

"Operasi pasar yang kami gelar ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Pamekasan dengan Bulog Sub Divre XII Madura," kata Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan Masrukin saat meninjau kegiatan pasar murah itu.

Sejumlah kebutuhan bahan pokok dijual di pasar murah ini dengan harga jauh lebih murah 10 persen dibanding harga pasaran. Di antaranya beras, guna pasir, telor, dan beberapa produk hasil pertanian masyarakat petani dari sejumlah kelompok tani di wilayah itu.

"Masyarakat bisa membeli dua buah beras kemasan yang 5 kilogram yang dijual di sini. Kami cek harga di pasar, seperti cabe juga harganya relatif tinggi, tapi trennya menurun, bawang putih stabil, bawang merah stabil," katanya.

Jenis beras yang dijual di pasar murah ini adalah beras SPHP, yakni beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan yang dijual melalui Bulog dengan harga sangat murah, yakni Rp52 ribu per 5 kilogram. `

"Beras medium dan premium juga ada beras ini merupakan hasil pertanian masyarakat petani dari beberapa kelompok tani yang ada di Pamekasan ini," kata bupati.

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, operasi pasar di Pasar Tradisional 17 Agustus Kelurahan Bugih, Pamekasan itu merupakan lanjutan dari kegiatan operasi pasar sebelumnya.

Menurut Masrukin, sejak tiga bulan lalu Pemkab Pamekasan telah gencar menggelar operasi dengan lokasi berbeda.

"Sebelumnya operasi digelar di Pasar Gurem, lalu Pasar Kolpajung dan saat ini di Pasar 17 Agustus," katanya.

Sejak operasi digelar, sambung dia, harga sejumlah kebutuhan bahan pokok, terutama beras memang cenderung mengalami penurunan, dari sebelumnya Rp13 ribu per kilogram untuk kualitas premium menjadi Rp12.500 per kilogram.

Pj Bupati Bupati Masrukin juga sempat berdialog dengan pedagang dan meminta mereka tidak menyediakan barang dengan stok banyak, mengingat harga di pasaran belum stabil.

"Sebaiknya jangan menimbun barang, karena harga fluktuatif," pinta Masrukinkepada para pedagang.

Ikut mendampingi Pj Bupati Pamekasan Masrukin Kepala Diserindag Basri Yulianto, Camat Pamekasan Rahmat Kurniadi, dan Kabag Prokopim Pemkab Pamekasan Nur Arifin.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.