Pasien Paru Obstruksi Kronik Butuh Nutrisi yang Cukup
Kamis, 30 Nov 2023, 20:44 WIBJAKARTA - Kebutuhan nutrisi yang tepat bagi para penderita gangguan pernapasan khususnya pasien Paru Obstruksi Kronik (PPOK) perlu dipenuhi dengan baik. Mereka merupakan kelompok penderita penyakit pernapasan yang kronis dan menahun.
Nutrisi yang tepat dibutuhkan pasien karena proses peradangan yang terjadi pada paru-paru. Jika hal ini tidak teratasi dapat menyebabkan nafsu makan berkurang dan dapat menyebabkan malnutrisi jika berlangsung dalam jangka waktu yang panjang.
"Pasien PPOK akan mengalami proses inflamasi, yaitu sebuah proses infeksi yang berlangsung secara kronik sehingga metabolisme penderita PPOK sendiri meningkat," ujar dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK padaIG Live @ptkalbefarmatbk, di Jakarta Senin (27/11).
Ia menerangkan, pasien PPOK akan kehilangan nafsu makan, namun intensitas kebutuhan napas semakin tinggi sehingga butuh energi yang lebih banyak. Dampaknya, akan kekurangan kalori, dan jka berlangsung lama dapat menyebabkan malnutrisi.
Menurut dr. Diana, ada anggapan bahwa pasien PPOK yang biasanya terlihat kurus, perlu makan yang lebih banyak. Saat mengonsumsi makanan, pasien PPOK menghasilkan energi, dan juga karbon dioksida (CO2) yang proses pernapasan.
Jika pasien PPOK terlalu banyak diberikan karbohidrat, maka oksigen (CO2) yang dihasilkan tinggi, dan dapat menyebabkan nafas semakin sesak. Untuk itulah diperlukan makanan gizi seimbang serta konsumsi makanan yang dilakukan secara bertahap (tidak sekaligus banyak).
Dalam pemenuhan kebutuhan asupan gizi pada pasien PPOK, metode yang dapat dilakukan adalah memperbanyak lemak, protein dan memperkecil karbohidrat. Untuk lemak yang dipilih adalah lemak baik, bisa di dapat dari kacang-kacangan, ikan dan biji-bijian. Untuk protein bisa didapat dari susu, kacang hijau dan yoghurt.
Product Executive Pulmosol Benedictus Octavio, menyampaikan, bila kebutuhan gizi secara alami tidak dapat dipenuhi, Kalbe memiliki nutrisi khusus yang diformulasikan untuk penderita PPOK atau orang-orang yang mengalami sesak nafas. Nutrisi yang berupa susu tersebut mengandung tinggi protein yang bermanfaat untuk memulihkan otot-otot pernapasan.
"Nutrisi produksi Kalbe dengan merek Pulmosol tersebut merupakan susu rendah karbohidrat, mengandung mineral serta multivitamin untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh bagi pasien PPOK," jelasnya.
Namun demikian kata Benedictus, produk tersebut tidak hanya pasien PPOK saja. Pulmosol juga dapat dikonsumsi untuk orang-orang yang sehat, mengingat orang sehat juga terpapar polusi atau asap rokok yang berpotensi menyebabkan sesak nafas. Perbedaan konsumsinya hanya pada takarannya saja.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.