Piala Davis ke Tangan Italia

Selasa, 28 Nov 2023, 07:14 WIB

JAKARTA - Italia memenangkan Piala Davis untuk pertama kalinya sejak 1976 setelah Jannik Sinner mengalahkan Alex de Minaur 6-3, 6-0 untuk memastikan kemenangan 2-0 atas Australia di Malaga, Senin (27/11). Petenis peringkat empat dunia itu meraih kemenangan dalam pertandingan tunggal kedua. Sebelumnya, Matteo Arnaldi berusaha keras untuk mengalahkan Alexei Popyrin 7-5, 2-6, 6-4 di laga pembuka.

Perjuangan para petenis Italia benar-benar membuahkan hasil dengan merebut Piala Davis. Jannik Sinner tampil sensasional untuk membawa Italia menjuarai Piala Davis. Petenis peringkat keempat dunia itu meraih kemenangan dalam pertandingan tunggal kedua.

Ket. Foto: mengangkat trofi I Anggota tim Davis Italia mengangkat trofi saat merayakan kemenangan turnamen tenis Piala Davis di gedung olah raga Martin Carpena, di Malaga, Senin (27/11). — Sumber: JORGE GUERRERO / AFP

Sinner yang mengalahkan petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic dua kali dalam satu hari Sabtu (25/11) untuk mengeliminasi Serbia. Ini memastikan gelar keduanya bagi negaranya dengan kemenangan meyakinkan atas Australia yang dipimpin Lleyton Hewitt.

"Saya cukup baik hari ini. Ini adalah kemenangan yang sangat penting bagi Italia bersama-sama," kata Sinner seperti dikutip dari AFP. Sinner membuat De Minaur kewalahan dengan penampilan agresif. Dia melepaskan pukulan-pukulan keras yang menghibur sebagian besar penonton di arena Martin Carpena.

Sinner telah memenangkan lima pertemuan sebelumnya melawan De Minaur . Pemain peringkat 12 dunia itu kembali tidak mampu memberi perlawanan dengan dipecundangi dalam 81 menit.

Kekalahan itu membuat penantian Australia untuk meraih Piala Davis pun harus berlanjut. Gelar terakhirnya didapat 2003. Namun Italia, yang terakhir mencapai final pada 1998 merayakan keberhasilannya saat pukulan De Minaur melebar untuk mengakhiri pertandingan.

Pada hari Sabtu (25/11), Italia hampir saja tersingkir tetapi Sinner menyelamatkan tiga match point saat melawan Djokovic untuk memaksa pertandingan ganda penentu dimainkan. "Kemarin Italia hanya berjarak satu poin dari kekalahan dan sekarang bisa merayakan kemenangan. Semua bisa sangat-sangat bahagia," kata Sinner.

Italia mengakhiri penantian selama 47 tahun, selisih waktu terpanjang ketiga antara gelar dalam sejarah Davis Cup. Sinner yang kalah dalam pertarungan final ATP melawan Djokovic sepekan sebelumnya di Turin, layak mendapat penghargaan khusus untuk penampilannya yang menakjubkan di Malaga. Dengan keberhasilannya memenangi kelima pertandingan rubber yang dimainkan.

Dengan fokus permainan yang tajam sejak awal, dia mematahkan service lawan set pertama untuk memimpin 2-1 saat De Minaur memukul bola lob keluar. Kemudian menutupnya dengan pukulan forehand yang kuat.

Pada set kedua, Sinner menghasilkan 19 pukulan winner dengan hanya lima unforced errors untuk meraih kemenangan.

"Saya akan mencari cara untuk menjadi lebih baik untuk dapat menghadapi pemain-pemain seperti ini. Hari ini saya tidak tampil cukup baik," kata De Minaur yang juga merasakan kekecewaan bersama Australia dalam final tahun lalu. ben/Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.