Pertemuan Pakta Pelarangan Senjata Nuklir Dimulai

Selasa, 28 Nov 2023, 18:56 WIB

NEW YORK - Perwakilan dari negara-negara anggota perjanjian PBB yang melarang senjata nuklir melakukan pertemuan di New York, Amerika Serikat (AS). Pertemuan kedua negara-negara peratifikasi Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir dimulai pada Senin (27/11) di markas besar PBB di New York.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan Perwakilan Tinggi untuk Urusan Pelucutan Senjata Izumi Nakamitsu mengatakan dalam pidatonya pada pertemuan tersebut bahwa dunia sedang menghadapi ancaman nuklir di tengah krisis yang makin parah.

Ket. Foto: — Sumber: X/ICAN

"Sistem pengendalian senjata era Perang Dingin berada di ambang kehancuran, dan perjanjian larangan nuklir menjadi lebih penting dari sebelumnya," kata Izumi.

Para peserta lain menekankan bahwa situasi yang makin tegang di dunia memerlukan diskusi lebih lanjut mengenai cara mencapai penghapusan nuklir.

Sueichi Kido, yang mengalami bom atom di Nagasaki tahun 1945, juga turut berbicara. Ia adalah Sekretaris Jenderal Konfederasi Organisasi Penderita Bom A dan H Jepang, yang juga dikenal sebagai Hidankyo.

Kido mengatakan pemandangan di Ukraina dan Gaza mengingatkan para penyintas bom atom seperti dirinya mengenai apa yang mereka alami beberapa dekade lalu. Kido mengatakan dunia kini berada pada titik kritis apakah akan membiarkan bom atom menghancurkan manusia, atau menghilangkan senjata nuklir agar manusia tetap hidup.

Beberapa negara anggota NATO yang berada di bawah payung nuklir Amerika Serikat hadir sebagai pengamat. Jepang belum mengirimkan perwakilannya dalam pertemuan tersebut.

Deklarasi politik diperkirakan akan diadopsi pada hari terakhir pertemuan lima hari tersebut. NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.