DPR-Kemenkes Gelar Germas Cegah Stunting
Senin, 27 Nov 2023, 03:38 WIBLUBUK BASUNG - DPR dan Kemenkes RI menggelar sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dengan materi pengaruh kesehatan jiwa dalam mencegah stunting untuk mewujudkan generasi emas Indonesia 2045, di Panampung Kabupaten Agam Sumatra Barat Minggu (26/11).
Fungsional promosi kesehatan dan Ilmu perilaku ahli madya tim kerja promosi kesehatan jiwa dan kemitraan pada Direktorat Kesehatan Jiwa Kemenkes RI Bambang Purwanto di AgamMinggumengatakan, kesehatan mental pada ibu saat hamil dan pasca melahirkan serta di usia emas anak pada balita bisa mempengaruhi terjadinya stunting, kondisi stres atau baby blues seorang ibu menyebabkan depresi panjang yang berpengaruh terhadap anak.
Ia meminta penjagaan kesehatan mental baik untuk anak dan ibu harus dimulai sejak awal guna melahirkan tokoh-tokoh bangsa yang akan dimulai dari target nasional Indonesia Emas. "Kesehatan mental dimulai dari keluarga terkecil. Sumatera Barat bisa dijadikan contoh dengan banyaknya lahir tokoh nasional sejak dulu. Peran serta kedua orang tua sangat diperlukan," katanya.
Ia mengatakan sosialisasi dan edukasi harus dilakukan terus menerus dimulai dari hal-hal kecil.
Pengaruh seorang kepala menjadi strategis untuk menciptakan generasi berprestasi. "Kaya atau rupawan itu mungkin takdir. Tetapi menjadikan anak hebat melalui kepintaran itu merupakan hasil dari ikhtiar atau usaha dari penanggung jawab keluarga. Saya masih melihat bapak yang merokok di sekitar anaknya, ini perlu perhatian karena secara tidak langsung menjadikan anak terpapar nikotin," kata Bambang.
Anggota DPR RI Komisi IX Ade Rezki Pratama mengungkapkan, berdasarkan laporan dari World Population Review 2023, rata-rata skor IQ orang Indonesia adalah sebesar 78.49.
Angka tersebut merupakan yang paling rendah di antara negara di Asia Tenggara lainnya, kecuali Timor Leste yang memiliki skor yang sama dengan Indonesia. "Berdasarkan dari hasil tersebut, mengindikasikan bahwa daya otak, kemampuan, dan bakat anak-anak Indonesia sangat perlu diasah secara maksimal," kata Ade.
Rendahnya skor IQ rata-rata orang Indonesia juga dapat disebabkan karena beberapa faktor, antara lain pernikahan anak usia dini, putus sekolah, rendahnya literasi, kualitas pendidikan, hingga stunting (gangguan pertumbuhan pada anak).
- DPR-RI
- DPR
- Stunting
- Kemenkes
- Lubuk Basung
- Tekan Angka Stunting
- Cegah Stunting
- Hindari Stunting
- Penanganan Stunting
- Percepatan Penurunan Stunting
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
FIFA Digugat Soal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Final Tembus Rp2 Miliar
-
Momen Tak Terlupakan Diaspora: Warga Indonesia di Tokyo Dapat Tanda Tangan Presiden Prabowo
-
APBD 2026 Tetap Kokoh Meski Dana Bagi Hasil Dipotong
-
Pertamina Patra Niaga Kalimantan Pastikan Distribusi BBM Makin Kondusif
-
Kemendag: Pemerintah Perkuat Penetrasi Produk Pangan Unggulan di Tiongkok
-
LG Hadirkan Varian Mesin Cuci AI Dengan Kapasitas Besar
-
Tingkat prevalensi stunting di Sulawesi Tenggara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.