Menanti Hasil RDG BI

Kamis, 23 Nov 2023, 09:40 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan koreksinya, hari ini (23/11). Selain sentimen risalah bank sentral Amerika Serikat (AS), pelaku pasar akan menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI).

Research Analyst Reliance Sekuritas Ayu Dian memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Kamis (23/11), bergerak di kisaran 6.860-6.940 dengan kecenderungan terkoreksi.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/11) sore, ditutup melemah dipimpin saham sektor infrastruktur. IHSG ditutup melemah 54,84 poin atau 0,79 persen ke posisi 6.906,95. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,12 poin atau 0,34 persen ke posisi 912,59.

"Bursa Asia bergerak melemah, pasar tampaknya merespon terkait risalah pertemuan The Fed," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Dalam risalah pertemuan The Fed, para peserta rapat terus menilai bahwa kebijakan moneter harus dijaga cukup ketat agar inflasi dapat kembali ke sasaran sebesar 2 persen dari waktu ke waktu.

Dengan demikian, pasar menilai risalah tersebut memberikan sinyal bahwa The Fed masih akan menggunakan kebijakan moneter yang ketat.

Dengan indikasi The Fed menggunakan tool kebijakan moneter yang restriktif, akan memberikan kemungkinan kecil The Fed akan memangkas suku bunga acuannya.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI) pada 22-23 November 2023, tentunya keputusan akan arah kebijakan moneter BI dinantikan oleh pasar setelah hasil risalah The Fed yang cenderung kebijakan moneter yang restriktif.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.