Ini Tahapan untuk Mencapai Swasembada Pangan di Indonesia
Selasa, 21 Nov 2023, 00:07 WIBJakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan tiga tahapan untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia dalam tiga tahun ke depan.
"Tahun pertama adalah menekan impor, tahun kedua produksi sudah membaik, tahun ketiga paling lambat itu swasembada," kata Amran saat ditemui di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta pada Senin.
Dia menyebutkan upaya yang dilakukan dalam mencapai swasembada pangan salah satunya yakni melalui pemanfaatan potensi lahan rawa Indonesia seluas 10 juta hektare.
"Potensi kita ada 10 juta hektare, mudah-mudahan bisa kita kejar 1 juta hektar per tahun," ungkap Amran.
Dia optimis jika upaya tersebut dilakukan, Indonesia dapat mencapai swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan. Optimisme itu didasari karena sebelumnya Indonesia pernah mencapai swasembada beras.
"Kita dulu swasembada tahun 2017, 2019, 2020 tiga kali saat Pak Jokowi selama beliau (menjabat) presiden," terang Amran.
Diketahui, Kementerian Pertanian saat ini fokus menyiapkan fondasi pertanian dengan mengoptimalkan pengelolaan lahan rawa 10 juta hektare untuk mengejar target swasembada pangan.
Amran menjelaskan 1 juta hektare lahan rawa yang diubah menjadi pertanian bisa menghasilkan 5 juta ton gabah. Angka tersebut bisa bertambah jadi 7 ton apabila lahan sudah dalam kondisi siap IP 2 bahkan 3. Dengan langkah tersebut, Amran optimis selama 3 tahun bisa menghasilkan 15 juta ton gabah kering panen (GKP).
"Saya percaya Indonesia juga bisa mengekspor beras. Satu juta hektare rawa mineral itu kita bangun jadi padi. Kalau 3 juta kali 5 juta ton itu 15 juta ton, padi 7 juta setahun setengah. Kita kan cuma kekurangan 2-3 juta, sudah bisa ekspor," ucapnya.
Selain padi, lanjut Amran, komoditas yang ditargetkan swasembada adalah jagung. Direncanakan selama 3 tahun, kedua komoditas tersebut bisa ditanam di lahan rawa mineral dengan dukungan benih unggul dan mekanisasi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Aset hingga Rp17,5 Miliar Disita KPK! Jejak Karier Mentereng Silmy Karim Berakhir di Pusaran Korupsi Imigrasi
-
Kazakhstan Gandeng Gandeng Bangun Koridor Perdagangan Strategis
-
'Super New Moon' 14 Juli Berpotensi Akibatkan Rob di 10 Wilayah Pesisir Sulawesi Utara
-
Efek Margin Baru 7 Persen, Bulog Prediksi Raup Laba Rp1,14 T
-
Tak Hanya KPR, BTN Perluas Ekspansi ke Sektor Produktif dan UMKM Jawa Barat
-
Bupati Bangka Minta Mahasiswa KKN UGM untuk Gali Potensi Desa
-
Disnakertrans Cianjur: 42 PMI Alami Masalah di Negara Tujuan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.