- Home
-
- Megapolitan
-
- Produk UMKM Diharap Makin ...
Produk UMKM Diharap Makin Banyak Masuk Minimarket
Jumat, 10 Nov 2023, 04:20 WIBBOGOR - Produk UMKM olahan akan didorong naik kelas masuk ke pasar minimarket. Dengan demikian diharapkan, produk mereka juga akan banyak dicari konsumen setiap hari seperti pemasaran daring.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Abdul Rachim, di Kota Bogor, Rabu, mengatakan perlu ada formula untuk terus mendorong UMKM maupun koperasi naik kelas baik dari sisi kemasan, produk, kapasitas, maupun kebutuhan lain. Saat ini perekonomian Kota Bogor ditopang UMKM, kafe, restoran, hotel dan hiburan.
"Kita ingin UMKM bisa naik kelas, lolos perizinan. Modalnya terpenuhi dan produksinya cukup. Pasarnya pun luas," kata Dedie. Lebih jauh Dedie menyampaikan, dari puluhan ribu UMKM maupun usaha Kota Bogor didominasi kuliner. Kemudian ada juga berbagai usaha lain seperti aksesoris, mode, dan kerajinan.
Jumlah UMKM mencapai 68 ribu dari hasil perhitungan selama lebih kurang dua tahun Covid. Dari data itu, UMKM yang bertahan terus diperbarui. Dedie menyebut, selama ini dari ratusan produk UMKM yang didorong masuk minimarket, hanya ada puluhan yang lolos. Artinya lebih banyak yang tidak lolos. Untuk itu, UMKM yang produknya tidak lolos masuk minimarket, perlu dibina.
Dia menyampaikan, pemerintah Kota Bogor pun telah memberikan kemudahan bagi UMKM untuk mendapatkan perizinan dan pembinaan. "Formula pemasaran dan pengemasan produk UMKM menjadi penting agar produk mereka semakin banyak masuk ke minimarket," kata Dedie.
- UMKM
- Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
- kota bogor
- Wakil Wali Kota Bogor
- Produk UMKM
- Minimarket
- Dedie Abdul Rachim
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
UI Kembangkan AI untuk Deteksi Jalan Rusak, Cek Kerusakan Lebih Cepat dan Akurat
-
Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Lombok Barat Terdampak Kekeringan
-
Sesetan Festival Menjadi Wadah Kreatif untuk Menguatkan UMKM Lokal
-
Amerika Serikat Dilaporkan Uji Coba Perdana Sistem Pertahanan Rudal Kubah Emas, Telan Biaya Rp3,1 Kuadriliun
-
Pusat PVTPP Perkuat Pendampingan Perizinan Pupuk bagi UMKM di Sukabumi
-
Gempa Jepang dan Gempa Kolombia
-
Wabah Flu Burung Australia Melejit hingga Lewati 200 Kasus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.