Petani Singkong Lebak Dijanjikan Mudah Memperoleh Pupuk

Jumat, 11 Sep 2026, 09:43 WIB

LEBAK – Para petani singkong Desa Sangiangjaya, Lebak, Banten, dijanjikan untuk dipermudah dalam memperoleh pupuk untuk tanaman singkong berkualitas super. Janji ini disampaikan Gubernur Banten Andra Soni.

“Saya berkomitmen untuk memperbaiki akses jalan sebagai penunjang dan mempermudah akses pupuk bersubsidi bagi para petani,” tutur Andra.

Ket. Foto: produksi singkong — Sumber: ist

"​Demi menjaga agar siklus pertanian tersebut berjalan berkesinambungan, Pemprov juga memberikan kepastian pasar dengan harga yang kompetitif bagi para petani dengan adanya kepastian pembeli siaga atau offtaker serta nilai jual tinggi.," kata Gubernur Andra di Lebak, Jumat.

Sebelumnya, Gubernur Andra melakukan penanaman sekaligus panen raya singkong di Desa Sangiangjaya di lahan seluas tujuh hektare yang dikelola masyarakat tersebut menghasilkan singkong berkualitas super.

Andra juga mengaku bangga atas inisiatif masyarakat Desa Sangiangjaya. Menurutnya, di tengah berbagai keterbatasan, para petani tetap menjaga asa bahwa melalui usaha yang sungguh-sungguh dan kolaborasi antarpihak, taraf hidup mereka dapat meningkat.

​"Para petani senang karena setelah panen, singkong mereka langsung diangkut oleh truk yang sudah menunggu," ujar Gubernur Andra.

​Maka itu, perbaikan akses jalan menuju sentra pertanian diharapkan tidak hanya mendongkrak perekonomian warga, tetapi juga mempermudah akses pendidikan dan kesehatan.

​"Untuk tahap awal, kami akan perbaiki sepanjang satu kilometer terlebih dahulu. Nanti pada tahun berikutnya akan kami lanjutkan," ujarnya.

​Anggota Komisi IV DPR RI, Arif Rahman mengungkapkan dari total sekitar 1.134 hektare lahan di Desa Sangiangjaya, sebagian besar di antaranya masih berstatus kawasan hutan milik negara.

Saat ini, pihaknya tengah memperjuangkan agar lahan tersebut dapat dikelola oleh masyarakat melalui program Presiden Prabowo Subianto, yakni Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK).

​"Saya ingin daerah ini menjadi lahan KHDPK pertama yang ditetapkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," tutur Arif.

​Ia menilai, luasnya lahan yang tersedia menjadi potensi baru untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. Ke depan, kawasan ini diproyeksikan menjadi sentra pertanian dan peternakan yang terintegrasi dengan fasilitas pengolahannya.

​"Apalagi tadi Bapak Gubernur juga telah berkomitmen untuk membangun aksesibilitas agar kawasan ini menjadi jauh lebih baik," pungkasnya.

​Kepala Desa Sangiangjaya, Usep Pahlaludin, mengapresiasi langkah cepat dan komitmen Gubernur Andra Soni dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian serta kesejahteraan petani di desanya.

​Menurut Usep, komitmen tersebut menjadi motivasi bagi warga untuk lebih giat menanam dan merawat tanaman singkong hingga masa panen. Ia mengakui, selama ini warga kerap membiarkan tanaman singkong tanpa perawatan dan pemupukan yang maksimal lantaran khawatir harga jualnya anjlok dan ketiadaan offtaker.

​"Namun, setelah ada komitmen dari Gubernur dan dibuktikan langsung dengan hadirnya offtaker, warga di sini menjadi semakin bersemangat menanam singkong," ungkap Usep.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.