Guru PPPK Diminta Tingkatkan Kualitas Mengajar

Jumat, 10 Nov 2023, 01:05 WIB

JAKARTA - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nunuk Suryani, meminta para guru yang sudah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk meningkatkan kualutas mengajar. Mengingat, guru tersebut sudah tidak terkendala masalah finansial.

"Setelah menjadi guru PPPK secara finansial tenang, tinggal memikirkan pembelajaran yant berdampak. Ada kesempatan untuk meningkatkan kompetensinya," ujar Nunuk, dalam Silaturahim Merdeka Belajar, di Jakarta, Kamis (9/11).

Ket. Foto: Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nunuk Suryani, dalam Silaturahmi Merdeka Belajar, di Jakarta, Kamis (9/11). — Sumber: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup/Tangkapan Layar

Dia mengatakan, selain kendala finansial, guru sulit mengembangkan kualitas mengajar karena banyak beban seperti rangkap kelas. Menurutnya, dengan status menjadi ASN bisa fokus pada beban kerja masing-masing.

"Dampak lainnya kami di kementerian juga mendapat dampak sebab guru dan kelas kosong sudah terisi dan murid merasakan pembelajaran berkualitas," jelasnya.

Guru Honorer

Sebelumnya, Nunuk mengatakan, pemenuhan kebutuhan guru ASN di sekolah negeri belum tercapai sesuai target. Hal ini disebabkan Pemerintah Daerah tidak membuka formasi ketika dilakukan seleksi CASN oleh pemerintah pusat.

Akibatnya sekolah mesti menambal kebutuhan guru melalui perekrutan guru honorer. Namun disayangkan, guru yang direkrut belum memenuhi standar kualitas. "Karena merekrut sendiri oleh satuan pendidikan maka kualifikasi akademik, kualitas dan kompetensi, standarnya belum sesuai harapan. Bahkan untuk mata pelajaran tertentu, itu diajar oleh guru-guru yang bukan latar belakangnya," tandasnya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi mengatakan masalah guru honorer telah menjadi permasalahan yang sudah lama terjadi di Indonesia. Menurutnya, penyelesaian tersebut sampai sekarang masih belum usai.

Dia mendorong pemerintah agar dapat lebih konsisten dan fokus dengan tugas untuk mengangkat guru honorer menjadi ASN, baik PNS maupun PPPK. Pihaknya sudah mengawal proses rekrutmen guru PPPK dan penyelesaian permasalahannya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.