Sekda Uus Resmikan Jakarta Lunar New Year Festival 2026, Imlek Jadi Simbol Toleransi

Senin, 09 Feb 2026, 11:10 WIB

JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, secara resmi membuka Jakarta Lunar New Year Festival 2026 di Main Atrium Emporium Pluit Mall, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (8/2). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek di Ibu Kota.

Uus menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) yang dinilai konsisten mendukung penyelenggaraan kegiatan budaya. Perayaan Imlek disebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat kohesi sosial masyarakat Jakarta.

Ket. Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, secara resmi membuka Jakarta Lunar New Year Festival 2026 di Main Atrium Emporium Pluit Mall, Penjaringan, Jakarta Utara. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Menurut Uus, Jakarta Lunar New Year Festival bukan hanya agenda seremonial tahunan. Kegiatan ini juga menjadi ruang perjumpaan antarwarga lintas latar belakang sosial dan budaya.

Ia menilai perayaan Imlek mencerminkan wajah Jakarta sebagai kota global yang inklusif. Keberagaman budaya dinilai menjadi kekuatan utama pembangunan sosial di Ibu Kota.

"Perayaan Imlek ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk," ujar Uus.

Uus berharap nilai-nilai kebersamaan yang dihadirkan melalui festival tersebut dapat terus terjaga. Menurutnya, harmoni sosial akan berdampak langsung terhadap stabilitas pembangunan daerah.

Ia juga menyampaikan harapan agar Tahun Kuda Api membawa keberkahan dan kesuksesan bagi masyarakat yang merayakan. Keberhasilan warga, kata dia, akan berkontribusi pada kemajuan Jakarta secara keseluruhan.

"Semoga Tahun Imlek 2026 membawa keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh masyarakat yang merayakan," ucap Uus.

Sementara itu, Ketua APPBI DKI Jakarta, Mualim Wijoyo, mengatakan perayaan Imlek selalu menjadi momentum penting bagi pusat perbelanjaan. Aktivitas budaya dinilai mampu menarik kunjungan masyarakat.

Menurut Mualim, rangkaian acara Imlek di pusat perbelanjaan juga berfungsi sebagai sarana edukasi budaya. Masyarakat dapat mengenal tradisi Tionghoa secara lebih dekat dan terbuka.

"Melalui festival ini, kami ingin menghadirkan suasana Imlek yang meriah dan inklusif bagi seluruh pengunjung," ujar Mualim.

Ia menambahkan, pusat perbelanjaan memiliki peran strategis sebagai ruang publik modern. Kegiatan budaya dinilai mampu memperkuat fungsi sosial pusat belanja di Jakarta.

Pembukaan Jakarta Lunar New Year Festival 2026 turut dimeriahkan berbagai atraksi budaya. Pertunjukan barongsai menjadi salah satu daya tarik utama acara tersebut.

Sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir di antaranya Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo dan Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta Andhika Permata.

Acara juga dihadiri Ketua APPBI DKI Jakarta Mualim Wijoyo serta CEO Emporium Pluit Mall Ellen Hidayat. Festival dijadwalkan berlangsung dengan berbagai rangkaian kegiatan hingga beberapa hari ke depan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.