XL Axiata Gandeng Huawei Luncurkan Penggunaan Komersial Network Digital Map Pertama di Asia Pasifik
Selasa, 07 Nov 2023, 20:17 WIBJAKARTA - XL Axiata bersama Huawei sukses menggelar uji coba langsung (live trial) jaringan, dan sekaligus menjadi yang pertama memulai penggunaan komersial untuk Network Digital Map di Asia Pasifik. Teknologi yang berbasis pada arsitektur jaringan (E2E) SRv6end-to-enddan teknologi automasisoftware-defined networking(SDN) menjadi kunci bagi XL Axiata dalam memperkokoh pondasi digital untuk jaringan otonom miliknya.
Peta digital ini mendukung optimalisasi lalu lintas di jaringan, prosespenyeimbang beban (load balancing) otomatis, hingga dalam mengoptimalkan efisiensibandwidth.Dari sisi pemangkasan tingkatlatensi, teknologi ini bisamerampungkanoptimasi danperbaikan-perbaikan secara mandiridalam hitungan menit, sehingga memberikan pengalaman lebih baik bagi pengguna 4G/5Gmaupunpelanggan bisnisuntuk jaringan terkonvergensimilikXL Axiata.
Untuklinilayanan privatSRv6 premium,diberikan persetujuan tingkal layanan (service level agreement/SLA) yangberbedaagar pelanggan dapatmemanfaatkansetiappotensipengembanganlayananlini privat. Hal inimemungkinkan monetisasi paket-paketlayanan lini privat untuk kelaspremium.
Pada setiap kontrak yang ditandatangani mengandung arti bahwakedua belah pihak akan bekerja samadalam menggelarIP transport networkterkonvergensi yangcerdas dan telah terautomasidi seluruh jaringan XL Axiata,selarasdenganvisimerekadalammewujudkan jaringan otonom.
"Sejalan dengan tiga strategi utama XL Axiata, yaitu konvergensi jaringan, digitalisasi dan automasi, serta pendekatan yang berpusat pada pelanggan, XL Axiata melihat bahwa pembangunan infrastruktur jaringan merupakan hal yang sangat penting menuju terwujudnya transformasi digital," ujar CTO XL AxiataI Gede Darmayusa melalui siaran pers Selasa (7/11).
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, XL Axiata membangun infrastruktur jaringan terpadu dengan tingkat efisiensi tinggi, penopang pertumbuhan di masa depan bagi layanan seluler, berskala perusahaan, maupun lingkup rumahan. Untuk mendukung XL Axiata dalam mewujudkan otomasi SRv6 dan pengembangan jaringan otonom, Huawei menghadirkanNetwork Digital Mapdi iMaster NCE.
Huawei menghadirkan alur kerja yang mendukung lini produksi privat B2B dan peluncuran beragam paket layanan yang menjadi katalisator pertumbuhan baru sebagai bentuk dukungan terhadap XL Axiata agar dapat menjawab kebutuhan-kebutuhan yang dihadirkan secara spesifik untuk tiap-tiap industri.
Vice President Data Communication Product Line Huawei, Hui Wang, menyampaikan bahwa transformasi digital tetap menjadi fokus pengembangan global dalam dekademendatang. Jaminan pengalaman dalam penerapan 5G serta kesempatan melakukan migrasi ke beragam pilihan lini layanan privat premium diharapkan akan menjadi dua pokok pertimbangan utama bagi CSP untuk dapatberkembang lebih lanjut.
"Network Digital Mapdi Huawei iMaster NCE akan membantu XL Axiata membangun fondasi digital untuk jaringan otonom dan mewujudkanvisualisasi dalam satu peta, demarkasi dalam satu menit, dan optimasi dalam satu klik," ujar Hui Wang.
Ia menambahkan bahwa hal ini akan memberdayakan ekosistem digital transport network SRv6 yang terkonvergensi, meningkatkan kualitas lini privat bagi pelangganenterprise. Di samping itu memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan aplikasi 5G.
Saat ini, Indonesia merupakan salah satu pasar digitalisasi utama di Asia Pasifik danberpeluang menjelmamenjadisalah satupemimpin digitaldi kawasan tersebut. Dalam 5 hingga 10 tahunke depan, dalam layanan profesional yang tengah bermunculan sepertiuntuk kelasenterprise, transformasi digital akan terus berkembang.
Menghadapi hal ini,layanan lini privat untuk kelaspremium membutuhkantidak saja sebataskoneksiyang primasaja,namunjugaperlu menghadirkanSLA yang lebih ketat sepertibandwidth,latensi dan ketersediaan.
DalamkomersialisasiNetwork Digital MapHuawei iMaster NCE, XL Axiata berfokus pada tiga keunggulan utama dari peta ini. Pertamavisualisasi jaringan secarareal-time, pengecekan dan penjaminan kapasitas SLA, serta pengoptimalan jaringan secara otomatis berdasarkan insiden.
"Dari ketiga fitur tersebut, visualisasi jaringan secarareal-timememberi gambaran yanglebihjelas kepada pengguna mengenai struktur jaringan, efisiensibandwidth, dan latensi.Layanan pengecekan dan penjaminan kapasitas SLA memungkinkan adanya pemberian jaminan SLA untuk layananprivate line, sehingga pelanggan semakin merasa aman dengan kualitas layanan jaringan XL dan membuka peluang migrasi ke paket premium," terang Hui Wang.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Pasca Lebaran, Sekretariat DPRD DKI Jakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Pegawai
-
Prabowo Langsung Pimpin Ratas dengan Menteri hingga Kapolri Setibanya di Sumbar
-
Update Banjir Jakarta: Cek Daftar 143 RT dan 16 Ruas Jalan Tergenang Versi BPBD DKI
-
Demi Pulihkan Kelistrikan Aceh, PLN Icon Plus Aktivasi Jaringan Komunikasi
-
Bupati Pasaman Barat Doa Bersama di Lokasi Warga Tertimbun Longsor
-
Respons Situasi di Timur Tengah, KBRI Abu Dhabi Tetapkan Siaga III
-
Arus Mudik 2026 Naik Tajam, 10 Juta Penumpang Gunakan Transportasi Umum
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.