• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pameran Konstruksi, Kerami...

Pameran Konstruksi, Keramik, dan Properti Terintegrasi Resmi Dibuka

Kamis, 04 Jun 2026, 19:02 WIB

JAKARTA – Pameran terintegrasi Megabuild, Keramika Indonesia, dan Megaproperty 2026 resmi dibuka di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Jakarta Utara pada hari Kamis (4/6/2026). Ajang yang berlangsung hingga 7 Juni 2026 ini menghadirkan ekosistem bahan bangunan, industri keramik, serta sektor properti dalam satu platform yang menyasar pelaku bisnis maupun konsumen.

Sejak hari pertama penyelenggaraan, area Hall 5, 6, dan 7 NICE PIK 2 dipadati pengunjung dari berbagai kalangan profesional, mulai dari arsitek, kontraktor, desainer interior, pengembang properti, hingga investor yang mencari inovasi terbaru di bidang konstruksi dan properti.

Ket. Foto: Tarian budaya Betawi memeriahkan pembukaan Megabuild, Keramika Indonesia, dan Megaproperty di Jakarta Utara pada hari Kamis (4/6). Berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, dari 4 – 7 Juni, pameran terintegrasi ini menghadirkan inovasi bahan bangunan, industri keramik, dan investasi properti dalam satu platform. — Sumber: Panorama Media

Pembukaan pameran dilakukan oleh Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza. Usai seremoni pembukaan, Faisol melakukan kunjungan ke sejumlah stan peserta dalam sesi VIP Booth Tour untuk melihat perkembangan teknologi manufaktur dan proyek properti yang dipamerkan.

Dalam sambutannya, Faisol mengatakan penyelenggaraan Megabuild, Keramika Indonesia Expo ke-11, dan Megaproperty 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan daya saing industri nasional.

“Penyelenggaraan Keramika Indonesia Expo ke-11, Megabuild, dan Megaproperty 2026 menjadi momentum krusial bagi kebangkitan industri nasional menuju posisi empat besar produsen global. Didukung kapasitas terpasang 650 juta meter persegi serta penguatan kebijakan SNI dan TKDN, kami optimistis sektor ini siap bertransformasi menjadi industri hijau yang berdaya saing tinggi di pasar internasional,” ujar Faisol.

Menurutnya, kolaborasi dalam pameran tersebut dapat menjadi wadah percepatan adopsi teknologi modern sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Menjawab Kebutuhan Smart dan Green Living

Penyelenggara mengusung konsep “The Ultimate 3-in-1 Sourcing Hub” yang mengintegrasikan kebutuhan industri bahan bangunan, keramik, dan properti dalam satu lokasi. Konsep ini hadir sebagai solusi atas tantangan pengadaan yang selama ini terfragmentasi, di mana pelaku industri harus mencari berbagai kebutuhan proyek di tempat yang berbeda.

Megabuild 2026 menampilkan inovasi bahan bangunan, teknologi rumah pintar, hingga solusi konstruksi dan finishing bangunan. Sementara Keramika Indonesia 2026 menghadirkan beragam teknologi manufaktur, mesin produksi, produk ubin keramik, hingga sanitary ware. Adapun Megaproperty Expo 2026 mempertemukan pengembang properti residensial dan komersial dengan investor serta calon pembeli.

Pameran ini juga menghadirkan sejumlah merek ternama industri keramik dan bahan bangunan, seperti Arwana, Quadra, Milan, Roman, Indogress, dan Concord.

Penyelenggaraan acara didukung oleh berbagai asosiasi dan institusi, antara lain Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI), Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Indonesia Design, serta sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah.

Ketua Umum ASAKI, Edy Suyanto, menilai pameran tersebut menjadi etalase penting bagi industri keramik nasional untuk menunjukkan kualitas dan daya saing produk lokal.

“Keramika 2026 adalah etalase kebanggaan industri keramik nasional. Kami ingin membuktikan bahwa kualitas, desain, dan teknologi pabrikan lokal siap bersaing di pasar global sekaligus memenuhi kebutuhan proyek-proyek premium di Indonesia,” katanya.

Dorong Pertumbuhan Industri dan Investasi

Penyelenggaraan pameran berlangsung di tengah pemulihan sektor properti yang kembali menunjukkan pertumbuhan positif. Sektor properti disebut menjadi salah satu kontributor utama investasi nasional dengan proyeksi kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) meningkat dari 10 persen menjadi 11,5 persen pada 2026.

Pertumbuhan tersebut turut memberikan dampak terhadap industri bahan bangunan, jasa konstruksi, dan rantai pasok logistik nasional. Karena itu, pameran yang menghubungkan berbagai sektor dalam satu ekosistem dinilai dapat memperkuat kolaborasi bisnis dan mempercepat pertumbuhan industri terkait.

Presiden Direktur Panorama Media, Royanto Handaya, mengatakan penyelenggaraan pameran tahun ini dirancang tidak hanya sebagai ajang promosi produk, tetapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi.

“Kami merancang edisi 2026 ini bukan sekadar pameran, melainkan katalisator pertumbuhan ekonomi. Dengan menyatukan Megabuild, Keramika, dan Megaproperty, kami memberikan panggung bagi inovasi material, teknologi arsitektur, dan investasi properti terbaik agar seluruh stakeholder dapat berakselerasi dalam satu platform,” ujarnya.

Hadirkan Beragam Program Bisnis dan Edukasi

Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung dapat mengikuti berbagai program pendukung, seperti Business Matching, Construction Leaders Summit, seminar dan sesi berbagi, Designer & Architect Talks, workshop arsitek dan desainer interior, kompetisi desain interior, MegaConstruction Awards, Youth Interior Design Award, hingga peluncuran produk dan teknologi terbaru dari para peserta pameran.

Selain itu, penyelenggara bekerja sama dengan PIK Tourism Board untuk memberikan berbagai promo dan diskon di sejumlah destinasi serta merchant di kawasan PIK 2 bagi pengunjung yang membawa visitor badge pameran.

Megabuild, Keramika & Megaproperty 2026 terbuka untuk umum tanpa biaya masuk dan berlangsung hingga Minggu, 7 Juni 2026, di NICE PIK 2, Jakarta Utara.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.