Gempa Dangkal M6,4 Guncang Nepal, 70 Orang Tewas

Sabtu, 04 Nov 2023, 08:14 WIB

KATHMANDU - Gempa dangkal berkekuatan 5,6 melanda daerah terpencil di Nepal, kata para pejabat Sabtu (4/11) pagi. Korban tewas mencapai 70 orang dan kemungkinan terus bertambah.

Guncangan terjadi di bagian barat negara Himalaya itu pada Jumat (3/11) malam. Survei Geologi AS mengukur pusat gempa pada kedalaman hanya 18 km (11 mil).

Ket. Foto: Gempa M5,9 pada Januari 2023 di Nepal barat. Nepal terletak di garis patahan geologis utama di mana lempeng tektonik India mendorong lempeng Eurasia, membentuk Pegunungan Himalaya, dan gempa bumi merupakan kejadian yang biasa terjadi. — Sumber: kathmandupost

Video dan foto yang diposting di media sosial menunjukkan penduduk setempat menggali puing-puing dalam kegelapan untuk mencari korban selamat di puing-puing rumah dan bangunan yang runtuh.

Rumah-rumah yang terbuat dari lumpur rata atau rusak. Para penyintas berjongkok di luar untuk menyelamatkan diri. Sirene kendaraan darurat meraung-raung.

Gempa terasa hingga ibu kota India, New Delhi, hampir 500 km dari pusat gempa, 42 km selatan Jumla.

"Di distrik kami, 26 orang tewas dan banyak yang terluka," kata Bupati Jajarkot Suresh Sunar kepada AFP.

"Ini masih malam dan sulit mendapatkan semua informasi," imbuhnya."Jumlah korban mungkin bertambah."

Rumah sakit distrik dipenuhi warga yang membawa korban luka.

Setidaknya 36 orang tewas dan 85 lainnya luka-luka di wilayah tetangga Rukum West, menurut kepala polisi daerah itu, Namraj Bhattarai.

"Kami sedang berupaya melakukan upaya penyelamatan," katanya.

Nepal terletak di garis patahan geologis utama di mana lempeng tektonik India mendorong lempeng Eurasia, membentuk Pegunungan Himalaya, dan gempa bumi merupakan kejadian yang biasa terjadi.

Pemerintah mengerahkan pasukan keamanan untuk membantu upaya penyelamatan.

"Kami mendapat informasi ada korban jiwa dan fisik di dua distrik akibat gempa tersebut, dan pasukan keamanan telah dikerahkan untuk melakukan upaya penyelamatan," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Nararyan Prasad Bhattarai.

Jumlahnya masih belum bisa dikonfirmasi, tambahnya.

Perdana Menteri Nepal Pushpa Kamal menyatakan "kesedihannya yang mendalam atas kerusakan manusia dan fisik yang disebabkan oleh gempa bumi".

Hampir 9.000 orang tewas dan lebih dari 22.000 orang terluka pada tahun 2015 ketika gempa berkekuatan 7,8 skala Richter melanda Nepal, menghancurkan lebih dari setengah juta rumah.

Bencana ini merusak atau menghancurkan hampir 8.000 sekolah, menyebabkan hampir satu juta anak kehilangan ruang kelas.

Ratusan monumen dan istana kerajaan - termasuk situs Warisan Dunia UNESCO di Lembah Kathmandu - yang menarik pengunjung dari seluruh dunia hancur, yang merupakan pukulan besar bagi pariwisata.

Total kerugian ekonomi akibat bencana tersebut diperkirakan mencapai $7 miliar.

Enam orang tewas pada November tahun lalu ketika gempa berkekuatan 5,6 skala Richter melanda distrik Doti, dekat Jajarkot.

Pengguna media sosial India melaporkan merasakan gempa pada hari Jumat di kota utara Lucknow dan Patna.

Beberapa jam kemudian, gempa susulan terjadi di daerah yang sama dengan kekuatan 4,0 SR, kata USGS.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.