Integrasi Antarmoda Jabodetabek Terus Dimatangkan

Kamis, 02 Nov 2023, 04:04 WIB

JAKARTA - Masyarakat Jabodetabek ke depannya bakal terus dimanjakan dalam beraktivitas karena tengah dimatangkan integrasi antarmoda untuk memudahkan warga. Integrasi disiapkan PT MRT Jakarta (Perseroda) dengan lintas raya terpadu (light rail transit/LRT) dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

"Sekarang masih dalam proses diskusi untuk membahas mengenai integrasi antarmoda wilayah Jabodetabek," kata Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, di Jakarta Pusat, Rabu (1/11). Tuhiyat menjelaskan, nantinya skema rencana tersebut juga akan didiskusikan dengan Kementerian Perhubungan.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Dia menjelaskan, penyatuan transportasi publik meliputi integrasi manajemen, fisik, layanan, merek (branding), sistem pembayaran (payment system) dan basis data (database). Kelak diharapkan sinergi integritas ini akan menciptakan ekonomi murah, mengurangi kemacetan, hingga membangun sistem kota teratur.

Tuhiyat memberi contoh di Dukuh Atas maupun CSW. Simpul-simpul ini dijadikan titik strategis untuk bisa menghubungkan antarmoda. Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta, Farchad Mahfud, menambahkan kelak Pemerintah Provinsi Jakarta dan pemerintah pusat akan terus bekerja sama membahas realisasi rencana tersebut.

Dia berharap integrasi antarmoda transportasi publik ini mampu menjangkau seluruh wilayah Jakarta sehingga bisa menarik orang untuk menggunakan fasilitas publik tersebut. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta merupakan keputusan politik, bukan keputusan ekonomi yang melihat untung-rugi seperti di perusahaan.

Peletakan batu pertama pembangunan MRT terjadi tahun 2013 saat Jokowi masih menjadi Gubernur Jakarta.

Hak Penamaan

Selanjutnya, MRT membidik enam stasiun untuk memiliki penjualan hak penamaan (naming rights) di halte bus bekerja sama dengan pihak ketiga berkontrak hingga 10 tahun. "Untuk bisa meningkatkan pendapatan nontiket, ada enam stasiun yang masih tersedia potensinya," jelas Farchad Mahfud.

Farchad menyebutkan keenam stasiun MRT tersebut adalah Cipete Raya, Blok A, Haji Nawi, Senayan, Bendungan Hilir, dan Bundaran HI. Kelak direncanakan MRT Fase 2 Bundaran HI-Kota yang ditargetkan beroperasi 2027. Di sini juga terbuka kepada merek perusahaan yang berminat memiliki hak penamaan.

"Stasiun Fase dua, akan dimulai untuk jajaki dengan berbagai merek perusahaan yang berminat menampilkan pengalaman di lokasi tersebut," jelasnya. Menurutnya, hak penamaan ini bisa memberikan kesempatan merek perusahaan yang menargetkan karakter penumpang transportasi publik: mendahulukan waktu, jalan kaki hingga gaya hidup sehat.

Saat ditanyakan nilai kontraknya setiap stasiun, dia menegaskan, setiap lokasi memiliki karakteristik berbeda-beda. Juga, ada beragam durasi kontrak mulai dari lima hingga 10 tahun. "Saya kira nilai kontrak berbeda-beda. Ada yang kerja sama sebelum maupun setelah pandemi," katanya.

Dia mencontohkan, stasiun MRT yang memiliki angka keterangkutan (ridership) tinggi seperti Bundaran HI, Lebak Bulus, Blok M, dan Fatmawati yang kurasi antarstasiunnya tak bisa dipukul rata. Hal itu lantaran bisa mempengaruhi ketertarikan merek perusahaan untuk bekerja sama, sehingga prinsip yang ditegaskan yakni kemampuan membayar.

"Hak penamaan ini sebetulnya secara komersial bersifat konfidensial. Tapi kita sampaikan penyesuaian tidak bisa dipukul rata," katanya. Investasi untuk proyek MRT Jakarta (MRTJ) Fase 2 hingga 2029 diproyeksikan mencapai 25,3 triliun. wid/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.