Hidroponik dan 'Polybag' untuk Hijaukan Kota

Rabu, 01 Nov 2023, 04:30 WIB

JAKARTA - Budi daya tanaman secara hidroponik dan polybag (pot plastik) diandalkan untuk menghijaukan kota, selain demi ketahanan pangan. "Pemerintah Provinsi Jakarta menghijaukan kota melalui budi daya tanaman hidroponik dan polybag," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta, Suharini Eliawati, Selasa (31/10), di Jakarta.

Dia menyebutkan, Festival Urban Farming 2023 menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jakarta menghijaukan Ibu Kota melalui budi daya tanaman hidroponik dan pot. "Festival digelar untuk menindaklanjuti arahan Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono dalam menghijaukan Jakarta," jelas Suharini.

Ket. Foto: — Sumber: antara

Banyaknya tanaman baru, menurut dia, bukan hanya untuk menekan polusi udara, tetapi sebagai upaya ketahanan pangan melalui budi daya tanaman hidroponik dan polybag. Program pertanian perkotaan (urban farming) Jakarta telah menyasar 625 titik gang hijau yang tersebar di lima wilayah kota. Ratusan titik gang hijau itu melibatkan 18.700 orang sebagai pegiat.

Jika program ini terus digalakkan, setiap warga memiliki tanaman pangan sayur. Ini setidaknya dapat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masing-masing.

Festival Urban Farming 2023 yang digelar di Lantai Dasar Gedung Blok G, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, berlangsung Senin (30/10) sampai Rabu (1/11). Kegiatan diisi berbagai kegiatan mulai dari pembagian bibit tanaman dan benih ikan gratis. Ada juga pelayanan kesehatan hewan gratis hingga pengujian laboratorium keamanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut terdapat 44 gerai bazar yang diikuti para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Para ahli berbagi bimbingan teknis dengan materi budi daya melon, hidroponik, anggur, papaya, dan olahan rosela. Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.