Menteri PPPA Harap Pedagang Tingkatkan Kemampuam Digital
Kamis, 26 Okt 2023, 18:49 WIBJAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, berharap para pedagang meningkatkan pengetahuan digital untuk memperluas pemasaran produk. Hal tersebut disampaikan saat membuka Lomba Tenis Meja Perempuan di Pasar Tanah Abang, Jakarta sebagai rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-95 Tahun 2023 pada 22 Desember mendatang.
"Kami harap pedagang mampu meningkatkan pengetahuan digitalisasi sebab harus ikut perkembangan zaman karena tidak bisa mengandalkan offline saja," ujar Bintang, dalam sambutan Lomba Tenis Meja Perempuan, di Jakarta, Kamis (26/10).
Dia mengatakan, dengan kegiatan tenis meja diharapkan dapat meningkatkan kembali minat berbelanja produk lokal di Pasar Tanah Abang. Adapun total hadiah yang disediakan yaitu 10 juta rupiah dalam bentuk voucher belanja di Pasar Tanah Abang.
Bintang berharap dengan bantuan dari berbagai pihak yang terlibat hari ini dapat turut mengedukasi dan meningkatkan pengetahuan digital para pedagang di Pasar Tanah Abang. Salah satu caranya dengan mengganti hadiah menggunakan voucher belanja.
"Kami ingin para pedagang di Pasar Tanah Abang juga mampu mengikuti arus transformasi digital untuk menjalankan bisnis dan meningkatkan omset penjualan di tengah persaingan ketat antara para pedagang konvensional dan modern," jelasnya.
Dia mengungkapkan, seluruh pakaian dan atribut yang dikenakan oleh peserta turnamen, panitia, dan jajaran dari Kemen PPPA, PIMTI, Bank Mandiri, dan PD Pasar Jaya dibeli langsung di Pasar Tanah Abang. Hal tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pergerakan ekonomi para pedagang perempuan di Pasar Tanah Abang.
"Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang di Pasar Tanah Abang yang terdampak perubahan pola belanja konsumen sejak pandemi Covid-19," ucapnya.
Lebih lanjut, bintang mengungkapkan PHI ke-95 kembali mengusung tema 'Perempuan Berdaya, Indonesia Maju', memiliki tujuan untuk mendorong seluruh pemangku kepentingan dan menggerakkan masyarakat luas untuk memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan sebagai salah satu aktor kunci dalam berbagai sektor pembangunan. Salah satunya adalah sektor ekonomi dimana perempuan banyak yang menggeluti dan berprofesi sebagai pedagang.
"PHI bukan sekedar peringatan semata melainkan suatu upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan para perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. Hari Ibu bagi bangsa Indonesia berbeda dengan Hari Ibu di belahan dunia lainnya, karena di negara kita, Hari Ibu identik dengan tonggak pergerakan perempuan Indonesia untuk berkontribusi aktif memajukan bangsa dan negara," tandasnya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Menko Pangan Dorong Penguatan Sanksi Pengelolaan Sampah
-
Pemprov Papua Tengah Buka Peluang Koperasi Masyarakat Adat Kelola Tambang
-
Modena Pay, Kartu Kredit dan Debit untuk Gaya Hidup Digital
-
Gugur di Lebanon, Jenazah Kopda Anumerta Farizal Dimakamkan di TMP Giripeni Kulon Progo, DIY
-
Netflix Konfirmasi Sekuel Film Serial "Peaky Blinders"
-
Pembangunan Ekstratif Disorot: Dampak El Nino Kian Parah
-
Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi III DPR RI dengan Nabilah O'Brien
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.