NASA Luncurkan Misi Luar Angkasa Pertama ke Asteroid Kaya Logam

Sabtu, 14 Okt 2023, 14:32 WIB

LOS ANGELES - Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) Amerika Serikat (AS) meluncurkan misi Psyche pada Jumat (13/10), untuk mempelajari asteroid yang kaya akan logam.

Wahana antariksa Psyche lepas landas pada Jumat pukul 10.19 Eastern Time atau pukul 21.19 WIB dengan menumpang roket SpaceX Falcon Heavy dari Kennedy Space Center milik NASA di Negara Bagian Florida, AS bagian tenggara.

Segera setelah peluncuran tersebut, tahap pertama dan kedua dari inti pusat Falcon Heavy terpisah. Pendorong samping dari Falcon Heavy berhasil mendarat di zona pendaratan SpaceX di Cape Canaveral Space Force Station di Florida, dekat Kennedy Space Center.

Wahana antariksa itu sedang dalam perjalanan selama kurang lebih enam tahun menuju asteroid Psyche. Wahana tersebut akan menempuh jarak 3,5 miliar kilometer menuju asteroid yang kaya akan logam di bagian jauh sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter.

Jika semua berjalan sesuai rencana, gravitasi asteroid Psyche akan menangkap wahana antariksa itu pada akhir Juli 2029, dan wahana tersebut akan memulai misi perdananya pada Agustus.

NASA menyebutkan bahwa wahana antariksa itu akan menghabiskan waktu sekitar dua tahun mengorbit asteroid untuk mengambil gambar, memetakan permukaan, dan mengumpulkan data guna menentukan komposisi asteroid Psyche.

Demonstrasi teknologi yang disebut Deep Space Optical Communications terbang dengan pesawat ruang angkasa Psyche untuk menguji komunikasi laser berkecepatan data tinggi yang dapat digunakan oleh misi NASA di masa depan.

Psyche juga merupakan misi ilmiah pertama NASA yang diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon Heavy.

Menurut NASA, misi tersebut bertujuan untuk membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang pembentukan benda-benda berbatu di tata surya.

Ket. Foto: Ilustrasi ini menggambarkan pesawat luar angkasa Psyche milik NASA saat mendekati asteroid Psyche. Setelah tiba pada tahun 2029, pesawat ruang angkasa akan mengorbit di asteroid kaya logam tersebut selama 26 bulan sambil melakukan penyelidikan sains. — Sumber: NASA/JPL-Caltech/ASU

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.