Terobosan Cerdas, Kemendes PDTT: Alokasi Dana Desa Bisa untuk Program Tanggap Bencana

Jumat, 13 Okt 2023, 00:08 WIB

Jakarta - Terobosan cerdas, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaha Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) SamsulWidodo mengingatkan alokasi dana desa dapat dimanfaatkan untuk program tanggap bencana, mulai dari untuk mitigasi hingga rehabilitasi.

"Jadi pada saat terjadi bencana, asal kabupaten sudah mengeluarkan status darurat bencana, alokasi dana desa boleh diubah untuk merespon situasi pasca bencana," kataSamsuldalam kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana di Jakarta, Kamis.

Ket. Foto: Ilustrasi - Sejumlah peserta linmas dan pemuda mengikuti pelatihan program Desa Tanggap Bencana (Destana) di Kelurahan Kanigoro, Kota Madiun, Jawa Timur, Sabtu (19/3/2022). — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun

Perubahan alokasi dana desa tersebut, lanjut Samsul, sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Desa PDTT No.8 Tahun 2022 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa yang tercantum dalam pasal 5 ayat 2.

Dalam kondisi terjadinya bencana, ia mencontohkan dana desa dapat dialokasikan untuk biaya pembangunan tenda dapur umum, pembelian bahan makanan pokok, serta bantuan primer yang lain.

"Makanya, saya merasa sedih melihat banyak anak muda minta sumbangan di pinggir jalan tiap ada bencana karena pemda bisa langsung menggunakan dana desa yang sudah lebih dulu ditransfer ke rekening desa," ujar Samsul.

Alokasi dana desa juga dapat digunakan untuk program mitigasi bencana seperti pelatihan kebencanaan bagi masyarakat.

Masyarakat diharapkanmampu memberikan pertolongan pertama hingga turut membantu dalam proses rehabilitasi pascabencana.

Salah satu proses rehabilitasi pascabencanaadalah pemulihan kegiatan ekonomi masyarakat terdampak yang salah satunya dilakukan melalui UMKM.

Dana desa dapat dialokasikan untuk menggelar pelatihan keterampilan khusus bagi warga setempat sehingga nantinya turut mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana.

"Karena itu, dalam setiap kesempatan, saya selalu mengimbau perangkat desa untuk mengundang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dalam diskusi mitigasi tanggap bencana. Jangan hanya mengundang BPBD," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.