Hadapi Musim Kemarau, Petani Lebak Kembangkan Tanaman Sayuran

Minggu, 26 Jul 2026, 06:48 WIB

LEBAK - Menghadapi musim kemarau, petani di Kabupaten Lebak, Banten, mengembangkan tanaman sayuran dataran rendah, karena tidak banyak menggunakan air.

‎"Kami beralih ke pertanian sayuran karena menguntungkan dibandingkan tanaman padi yang mengalami kekeringan," kata Yana (55), seorang petani di Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu.

Ket. Foto: Budidaya tanaman sayuran di Lebak, Banten. — Sumber: antara foto

Pengembangan pertanian sayuran dataran rendah cukup menguntungkan, karena produksi hasil panen banyak permintaan pasar.

Permintaan tanaman sayuran untuk memenuhi kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, juga pertanian sayuran dataran rendah tidak begitu banyak memerlukan pasokan air.

Petani cukup membasahi tanaman pagi dan sore, sehingga tanaman sayuran tumbuh hingga panen.

Para petani mengembangkan tanaman sayuran itu dengan memanfaatkan lahan persawahan yang tidak ditanami padi akibat kekeringan.

"Kami dan petani lainnya di sini mengembangkan sayuran paria, kacang panjang dan ketimun dengan masa panen 40 hari setelah tanam ," katanya menjelaskan.

Menurut dia, saat ini harga sayuran relatif bagus dan menguntungkan karena di tingkat petani mencapai Rp8.000/kg.

Produksi tanaman sayuran jika panen bisa menghasilkan sebanyak dua ton/petak selama sepekan dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

‎"Kami setiap pekan bisa menjual produksi sayuran jenis ketimun dan kacang panjang dan jika menjual dua ton dengan harga Rp8.000 bisa menghasilkan uang Rp14 juta. Panen tanaman sayuran bisa dipanen delapan kali," katanya menjelaskan.

Begitu juga Iming (55) petani Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Lebak mengatakan sebagian besar petani pada musim kemarau mengalami kekeringan hingga terlihat petak-petak sawah tanahnya terbelah. Karena itu, petani di sini lebih memilih tanam ketimun dan kacang panjang karena sudah ditampung oleh pengepul.

‎"Kami sekali musim panen bisa mendapatkan sekitar Rp10 juta dari lahan seluas 5.000 meter persegi, itu per pekan," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Dodi Hermawan mengimbau petani agar mengembangkan pertanian sayuran dataran rendah sehubungan musim kemarau panjang yang diprediksikan BMKG sampai November mendatang.

‎"Kita berharap ke depan petani bisa mengganti pola tanam dari padi sawah ke tanaman sayuran untuk meningkatkan produksi ketahanan pangan dan ekonomi petani menjadi lebih baik," katanya menjelaskan.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Kekuatan Madrid Diuji Strategi Berani Sociedad

Waspada Perubahan Cuaca! Sebagian Besar RI Diprakirakan Berawan Tebal Rabu

Samsat Keliling Buka di 14 Lokasi Jadetabek Hari Ini, Cek Lokasinya di Mana Saja

Muktamar NU ke-35 Pakai Kartu Cip, Akses Peserta Diperketat dan Diawasi 100 CCTV

Pari Corek Bergambar Sang Buddha Hiasi Persawahan Semarang, Padukan Seni dan Kearifan Lokal

Daop Madiun Ungkap 657 Barang Hilang, Penumpang Bisa Cek dan Ambil Kembali

Kampung Adat Sade Terbakar, BUMN dan Investor Salurkan Sembako serta Bantuan Rp2 Miliar

Cerah dari Pagi tapi Guyur Hujan Malam Hari! Intip Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini!

231 Personel US Army Tiba di Palembang Jelang Latgabma Super Garuda Shield 2026

Kementerian ESDM Izinkan PLN Kembangkan Panas Bumi Gunung Ungaran Jadi PLTP, Perkuat Energi Bersih Nasional

Kurangi BBM Impor di Bali, PLN Maksimalkan PLTS dan BESS

Festival Kontribusi Negeri Digagas Mata Garuda LPDP Melbourne, Ini Tujuannya

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta pada Rabu (26/8) Pagi, Cerah

Gorontalo Usulkan Sastrawan H.B. Jassin dan Tokoh Kesehatan Aloei Saboe Jadi Pahlawan Nasional

Carlos Baleba Resmi ke Manchester United, Lini Tengah MU Makin Menakutkan

Harga Pangan Melonjak, Telur Jadi Alternatif Lauk bagi Warga

PBNU Maksimalkan Lebih dari 100 CCTV untuk Muktamar NU ke-35

Terobosan Energi Bersih! PLTS Pasok Listrik 24 Jam untuk Pulau Rengit

Hasil Play Off Liga Champions: LASK Balikkan Keadaan, Sabah dan Bodo/Glimt Pastikan Tempat di Fase Grup

Kesempatan Jadi ASN! Pemkab Kudus Ajukan 400 Formasi CPNS

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.