Pembentukan Koperasi Permudah Akses KUR

Kamis, 12 Okt 2023, 09:36 WIB

BANDUNG - Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan pembentukan koperasi apalagi yang berbasis digital akan semakin mempermudah pelaku usaha mendapatkan akses kredit usaha rakyat (KUR).

"Kita punya berbagai skema pembiayaan yang tadi KUR klaster lalu juga pembiayaan untuk koperasi ini bisa kita kembangkan. Pokoknya asal masuk ke dalam klaster eFishery itu bank penyalur KUR saya kira akan lebih mudah menyalurkannya kepada para peternak misal memperluas lahan tambaknya agar skala ekonominya lebih besar," kata MenKopUKM Teten dalam acara 10th Anniversary eFishery di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/10).

Ket. Foto: Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki (kedua kanan), CEO & Co-Founder eFishery Gibran Huzaifah (kedua kiri) bersama, CPO dan Co-Founder Chrisna Aditya (kanan), Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan RI Budi Sulistiyo (kiri) saat perayaan ke-10 eFishery di Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/10). Selama 10 tahun eFishery tumbuh bersama 200.000 pembudidaya ikan dan petambak udang di 280 kota dan kabupaten di Indonesia. — Sumber: KORAN JAKARTA/WAHYU AP

Menteri Teten juga meluncurkan koperasi ekosistem digital pertama di Indonesia bernama Koperasi Multi Pihak (KMP) Tumbuh Bersama Pembudidaya (Koperasi TBP) yang tergabung dalam ekosistem digital eFishery. Dia menuturkan KMP menjadi ekosistem yang mencakup investor, funder, partners (suplier, agen pakan, pabrik pakan, dan sebagainya), buyer, eFisherian, hingga para petambak dan pembudidaya ikan dan udang.

"Dari suatu kegiatan ekonomi yang melibatkan banyak pihak, memang paling cocok digunakan koperasi multipihak sehingga, sirkular ekonomi akan lebih optimum dimanfaatkan untuk memperbesar seluruh pihak yang terlibat dalam bisnis ini," ucapnya.

Melalui masuknya eFishery ke dalam koperasi, diharapkan plafon KUR 2023 sebesar 297 triliun rupiah dapat segera tersalurkan karena per 30 September 2023 KUR yang tersalurkan baru sebesar 59,17 persen atau sejumlah 175,73 triliun rupiah.

MenKopUKM mengatakan Koperasi TBP berperan sebagai supply chain, di mana produk pembudidaya dipasarkan secara kolektif melalui koperasi. Koperasi juga sebagai penyedia tahapan awal dalam mendistribusikan komoditas pembudidaya dan petambak.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.