Pemprov DKI Perbanyak Jaring Sampah Antisipasi Hujan

Rabu, 11 Okt 2023, 05:21 WIB

JAKARTA - Sekarang memang masih musim kemarau. Namun, DKI tak mau kecolongan menyambut musim hujan dengan memasang lebih banyak jaring sampah. Salah satu sungai yang diperbanyak jaringnya adalah Kali Pesanggrahan dan Muara Teluk Jakarta. Selain antisipasi banjir, pemasangan jaring juga untuk memenuhi target pengurangan sampah sebanyak 27 persen di badan air pada tahun 2024.

Pemasangan saringanitu menyasar badan air seperti sungai, waduk, setu, dan embungyang selama ini tidak berfungsi normal akibat sampah. "Pemprov Jakarta menargetkan sampah di badan air dapat berkurang sebanyak 27 persen pada tahun 2024," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jakarta, Asep Kuswanto, Selasa (10/10).

Ket. Foto: Pemprov DKI Jakarta menerapkan sejumlah langkah untuk mengatasi sampah di badan air. — Sumber: ISTIMEWA

Langkah pengurangan tersebut, di antaranya lewat pembangunan saringan sampah diKali Pesanggrahan dan Muara Teluk Jakarta. Asep menyebut saringan sampah juga dibangun di segmen TB Simatupang, Jakarta Selatan. Di sini sekarang proyeknya hampir rampung. Dia juga akan menambah jumlah saringan sampah yang tersebar di berbagai lokasi badan air.

Sampah yang telah disaring tersebut akan diolah menjadi produk bermanfaat.

Melalui Unit Penanganan Sampah Badan Air DLH Provinsi Jakarta, timbunan sampah di badan air nantinya disaring, dipilah, dan diolah. Setelah itu, baru diangkut ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Penanganan sampah dilakukan dengan pemilahan sampah anorganik, pembuatan kompos,danuntuk budi daya larvamaggot. Sedangkan sisa sampah badan air yang tidak bisa diolah setelah disaring seperti sterofoam, bungkus kemasan, popok, dan plastik diangkut ke Bantar Gebang.

"Saat ini, jumlah sampah yang dapat diolah dari badan air mencapai 6.249 ton atau 10 persen," ucap Asep. Selain menambah jumlah saringan sampah di badan air yang belum memiliki fasilitas tersebut, pemeliharaan terhadapsaringan sampah yang sudah ada (eksisting) juga terus dilakukan.

Hingga triwulan III, pemeliharaan saringan sampah telah dilakukan di banyak lokasi. Lokasi-lokasi tersebut adalah Kali Lagoa Tirem, Inlet Waduk Sunter 3, Perintis Klender, Sekretaris, Kali Grogol-Pal Merah, dan Kali Sentiong. Kemudian, Kali Mookevart, Kali Sunter Kresek, Inlet Waduk Tomang, dan Kalibaru Timur Cililitan PGC.

"Kami akan berupaya menambah sarana-prasarana untuk mengurangi sampah. Kami juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap sampah yang dihasilkan," ujar Asep.

Adapun jumlah timbunan sampah yang berasal dari badan air Jakarta sejauh ini tercatat sebanyak 62.979 ton. Terkait temuan itu, Asep mengimbau agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam mengurangi, memilah, dan mengolah sampah di lingkungan masing-masing.

Sisa 38 Persen

Sementara itu, anggota DPRD Jakarta, Bastian P Simanjuntak, mendesak Pemprov Jakarta menuntaskan sisa 38 persen penanganan banjir. "Masih terdapat 38 persen sisa masalah banjir yang harus diselesaikan Pemprov Jakarta bersama Pemerintah Pusat," kata Bastian.

Dia menuturkan, penanganan banjir juga sudah disampaikanPresiden Joko Widodo meliputi pembangunan sejumlah infrastruktur pengendali banjir Jakarta. Tercatat infrastruktur tersebut mampu menyelesaikan masalah banjir beberapa kelurahan. Ini setara 62 persen masalah banjir Jakarta.

Bastian menyarankan agar Pemprov Jakarta mengkaji kembali program perencanaan penanganan dan pengendalian banjir semaksimal mungkin. Diharapkan juga pemerintah DKI bersinergi dengan kebijakan Pemerintah Pusat dalam penyelesaian 38 persen masalah banjir tersisa.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta, Isnawa Adji, menyerukan supaya ASN Jakarta proaktif memonitor dan memitigasi risiko bencana dari lingkungan masing-masing.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.