Taiwan Upayakan 'Hidup Berdampingan Secara Damai' dengan Tiongkok

Selasa, 10 Okt 2023, 10:47 WIB

TAIPEI - Taiwan mengupayakan "hidup berdampingan secara damai" dengan Tiongkok melalui interaksi yang bebas dan tidak terbatas antara kedua belah pihak, kata Presiden Tsai Ing-wen pada Selasa (10/10), menawarkan satu lagi perdamaian kepada Beijing dalam pidato hari nasional terakhirnya.

Taiwan yang diklaim oleh Tiongkok sebagai wilayahnya, semakin mendapat tekanan militer dan politik dari Beijing, termasuk dua rangkaian latihan perang besar Tiongkok di dekat pulau itu sejak Agustus tahun lalu.

Ket. Foto: Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. — Sumber: AFP

Tsai, yang tidak dapat mencalonkan diri lagi sebagai presiden pada pemilu bulan Januari setelah dua masa jabatannya, telah berulang kali menawarkan dialog dengan Tiongkok, namun Tiongkok menolak karena menganggap Tsai sebagai seorang separatis.

Berbicara di depan kantor kepresidenan, Tsai mengatakan kekuatan dukungan internasional terhadap Taiwan telah mencapai "ketinggian yang belum pernah terjadi sebelumnya".

"Karena ini saatnya kita bisa menghadapi dunia dengan percaya diri dan tekad, kita juga bisa tenang dan percaya diri dalam menghadapi Tiongkok, menciptakan kondisi untuk hidup berdampingan secara damai dan pembangunan di masa depan di Selat Taiwan," tambahnya.

Tsai mengatakan sudah menjadi tugasnya untuk menjaga kedaulatan Taiwan dan cara hidup demokratis dan bebas, mengupayakan interaksi yang bebas, tidak terbatas, dan tidak terbebani antara Taiwan dan rakyat Tiongkok.

Perbedaan antara Taiwan dan Tiongkok harus diselesaikan secara damai, dan mempertahankan status quo adalah hal yang "penting" untuk menjamin perdamaian, tambahnya.

Belum ada tanggapan segera dari Kantor Urusan Taiwan Tiongkok.

Beijing mengatakan pemerintah Taiwan harus menerima bahwa Tiongkok dan Taiwan adalah bagian dari "satu Tiongkok", namun Tsai menolak.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.