Ternate Gelar Festival Batu Angus Perkenalkan Destinasi Andalan

Kamis, 05 Okt 2023, 21:55 WIB

TERNATE -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) menggelar Festival Batu Angus Kulaba untuk perkenalkan berbagai destinasi wisata andalan di kota itu pada rangkaian kegiatan tur rempah diikuti istri Wali Kota se-Indonesia.

Wali Kota Ternate Tauhid Soleman di Ternate, Kamis mengatakan Festival Batu Angus digelar dalam rangka mendukung sarasehan istri Wali Kota se-Indonesia sebagai bagian dari rangkaian acara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia.

Menurut dia Festival Batu Angus rangkaian dari perjalanan pesona Ternate istri wali kota termasuk di dalamnya penanaman pohon dan kunjungan ke stand pameran.

Wali Kota mengaku sebagai tuan rumah bangga karena para delegasi Sarasehan Istri Wali Kota se-Indonesia antusias dan gembira.

Ia memaparkan Batu Angus merupakan warisan geologi yang terbentuk usai letusan Gunung Gamalama yang sudah membatu 100 tahun lalu.

Pada festival tersebut digelar kegiatan mulai dari pertunjukan tarian kolosal, review perjalanan pesona Ternate, penanaman pohon hingga kunjungan ke stand pameran.

"Saat ini Batu Angus menjadi salah satu dari destinasi wisata ,mudah-mudahan ini bisa ditetapkan sebagai salah satu dari Geopark nasional," ujarnya.

Wali Kota menambahkan, kegiatan spice tour bertujuan untuk ajang promosi tempat tempat destinasi wisata di kota Ternate beserta ragam budaya dan kuliner pariwisata.

Festival Batu Angus berjalan dengan lancar berkat dukungan dari panitia pelaksana di daerah serta tim penggerak PKK yang turut mendukung kegiatan ini.

Taman Geologi Batu Angus di Ternate ini, menurut literatur, terbentuk dari tumpukan bebatuan yang berasal dari lahar beku yang mengarah ke laut akibat letusan Gunung Gamalama pada 1673.

Oleh karena itu, jika berkunjung ke kawasan Geopark Batu Angus di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), pengunjung akan disuguhi pemandangan hamparan gumpalan batu hitam, yang membentang dari kaki Gunung Gamalama hingga ke tepi Pantai Ternate.

Hamparan gumpalan batu hitam dengan beragam ukuran dan bentuk yang unik itu merupakan aliran lahar panas yang membatu dari kawah Gunung Gamalama, ketika gunung setinggi 1.715 mdpl tersebut meletus.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.