Warga Harus Berhati-hati, BMKG: Cuaca Panas di Makassar Hingga Pertengahan Oktober
Selasa, 03 Okt 2023, 00:57 WIBMakassar - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi musim kemarau dengan fenomena cuaca panas dengan suhu berkisar 33-35 derajat Celcius berlangsung hingga pertengahan Oktober 2023.
"Untuk wilayah Makassar dan sekitarnya suhu panas masih berada di kisaran 33 hingga 35 derajat Celcius pada siang hari," ujar Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Amhar Ulfiana, di Makassar, Senin.
Saat ditanya mengenai hasil prakiraan cuaca dari aplikasi AccuWeather atau pemantau cuaca global yang menunjukkan prediksi panas terik di Makassar dan sekitarnya pada awal Oktober sampai 10 Oktober mendatang bisa mencapai suhu 39 derajat Celcius, Ulfianamengatakan, pihaknya tidak ingin mengomentari hal itu.
"Untuk beberapa hari ke depan, kami perkirakan maksimum sampai 35 derajat Celcius, karena selama kami mengamati, sejak musim kemarau berlangsung sampai hari ini, belum ada yang mencapai39 derajat Celcius," katanya.
Sebelumnya, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, melalui siaran persnya, pada Sabtu (30/9) menjelaskan, penyebab fenomena suhu panas terik di wilayah Indonesia belakangan ini dipicu sejumlah dinamika atmosfer.
Ia mengemukakan, di tengah cuaca cerah, pertumbuhan awan sangat minim terutama pada siang hari. Kondisi tersebut menyebabkan penyinaran matahari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan signifikan, sehingga suhu di luar ruangan terasa sangat terik.
"Saat ini sebagian besar wilayah Indonesia terutama di selatan ekuator masih mengalami musim kemarau, dan sebagian lainnya akan mulai memasuki periode peralihan musim pada periode Oktober-November 2023. Sehingga, kondisi cuaca cerah masih cukup mendominasi pada siang hari," katanya.
Untuk posisi semu matahari pada akhir September bergerak ke arah Selatan ekuator. Itu berarti sebagian wilayah Indonesia mengalami pemanasan sinar matahari optimal. Faktor-faktor lain seperti kecepatan angin, tutupan awan, dan tingkat kelembapan udara juga mendorong kondisi suhu terik.
Kondisi fenomena panas terik ini diprediksikan masih dapat berlangsung dalam periode Oktober ini, mengingat kondisi cuaca cerah masih cukup mendominasi pada siang hari.
"Kami menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi stamina tubuh dan kecukupan cairan tubuh, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari agar supaya tidak terjadi dehidrasi, kelelahan dan dampak buruk lainnya," kata Guswanto.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perluas Akses Kerja bagi Perempuan, Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama
-
Kemenkes Kirim Logistik Kesehatan Respons Kebakaran TPA Jatiwaringin
-
Satpol PP Bawa Pemuda Minta Uang Bermodus Habis Bensin ke Panti Sosial
-
Gelar Ojol Pelopor 2026, Dishub DKI Bekali Ratusan Driver Aturan Lalu Lintas
-
Ambisi Adopsi AI di Indonesia Terhambat Kesiapan Digital dan Pengalaman Karyawan
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Setelah Saling Serang dengan AS
-
KBRI Paris Sambut Taman Indonesia di Prancis, Bukti Pemajuan Diplomasi Budaya Kian Menguat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.