AS Desak Serbia Tarik Mundur Pasukan di Perbatasan Kosovo

Minggu, 01 Okt 2023, 11:13 WIB

WASHINGTON - Amerika Serikat mendesak Beograd untuk menarik pasukannya kembali dari perbatasan dengan Kosovo pada Jumat (29/9) setelah mendeteksi peningkatan militer Serbia yang "belum pernah terjadi sebelumnya".

Serbia mengerahkan tank dan artileri canggih di perbatasan setelah bentrokan mematikan terjadi di sebuah biara di Kosovo utara pekan lalu, Gedung Putih memperingatkan.

Ket. Foto: Serbia disebut mengerahkan tank dan artileri canggih di perbatasan setelah bentrokan mematikan terjadi di sebuah biara di Kosovo utara pekan lalu. — Sumber: Freshnewsasia/AFP

Kekerasan tersebut - yang menewaskan seorang petugas polisi Kosovo dan tiga pria bersenjata Serbia - menandai eskalasi paling parah selama bertahun-tahun di Kosovo, bekas provinsi Serbia yang memisahkan diri.

"Kami memantau pengerahan militer Serbia dalam jumlah besar di sepanjang perbatasan dengan Kosovo," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby kepada wartawan.

"Termasuk penggunaan artileri canggih Serbia, tank, unit infanteri mekanis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami yakin ini adalah perkembangan yang sangat mengganggu stabilitas."

Dia menambahkan: "Kami menyerukan Serbia untuk menarik pasukannya dari perbatasan."

Pengrahan tersebut terjadi dalam seminggu terakhir namun tujuannya belum jelas, kata Kirby.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah menelepon Presiden Serbia Aleksandar Vucic untuk mendesak "de-eskalasi segera dan kembalinya dialog," tambahnya.

Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan juga berbicara dengan Perdana Menteri Kosovo Albin Kurti dan "menyatakan keprihatinan mengenai mobilisasi militer Serbia," menurut pembacaan panggilan tersebut.

Keduanya juga "membahas Dialog antara Kosovo dan Serbia yang difasilitasi Uni Eropa, yang disebut Sullivan sebagai satu-satunya solusi jangka panjang untuk memastikan stabilitas di seluruh Kosovo," kata pembacaan tersebut.

Pemimpin Serbia Vucic tidak secara langsung menyangkal telah terjadi peningkatan serangan baru-baru ini, namun menolak klaim bahwa pasukan negaranya dalam keadaan siaga.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.