Maladewa Gelar Pilpres di Bawah Bayang-bayang Tiongkok-India

Sabtu, 30 Sep 2023, 11:16 WIB

MALE - Maladewa mulai menggelar pemilihan umum pada Sabtu (30/9) untuk menentukan presiden berikutnya dalam referendum mengenai apakah akan menyerahkan kekayaan mereka ke Tiongkok atau India. Dua negara bersaing untuk mendapatkan pengaruh di surga tropis tersebut.

Ibrahim Mohamed Solih (61) menghadapi perjuangan berat untuk kembali mendapatkan mandat setelah dua kali masa jabatannya. Selama berkuas, Solih memperbaharui hubungan dengan India, negara yang selalu memberikan bantuan kepada negara kepulauan tersebut.

Ket. Foto: Seorang penumpang di Male, Maladewa, mengambil gambar tembok yang dihias di sepanjang jalan menjelang pemilihan presiden negara itu pada 6 September 2023. — Sumber: AFP/Getty Images/MOHAMED AFRAH

Sementara calon lainnya Mohamed Muizzu (45) berjanji akan menjalin hubungan lebih erat dengan Beijing dan meninjau kembali hubungan dengan India jika dia terpilih.

Muizzu memenangkan 46 persen suara pada putaran pertama awal bulan ini, unggul tujuh poin dari Solih. Namun persaingan tetap di ambang bahaya, hanya 15.000 suara yang diperoleh pasangan tersebut.

Warga Maladewa mulai mengantre di seluruh negeri, yang terkenal dengan resor pantai mewah dan turis selebriti, untuk memberikan suara mereka sebelum pemungutan suara dimulai pada pukul 8.00 pagi.

"Antrean sudah mengular jauh sebelum pemungutan suara dibuka," kata seorang pejabat pemilu kepada AFP, yang meminta tidak disebutkan namanya karena tidak berwenang berbicara kepada media.

"KPU mendorong masyarakat untuk memilih lebih awal."

Lebih dari 282.000 orang berhak memilih sebelum pemungutan suara ditutup pukul 17.00. Hasilnya diperkirakan akan diperoleh pada Sabtu malam atau Minggu dini hari.

Maladewa terletak di posisi yang sangat strategis di tengah Samudera Hindia, terletak di salah satu jalur pelayaran timur-barat tersibuk di dunia.

Partai Muizzu pindah ke orbit Beijing ketika terakhir kali berkuasa dan sangat antusias menerima bantuan finansial dari program infrastruktur inisiatif Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative Tiongkok (BRI).

Mentornya, mantan presiden Abdulla Yameen, meminjam banyak uang dari Tiongkok untuk proyek konstruksi dan menolak India.

Solih terpilih pada 2018 karena ketidakpuasannya terhadap pemerintahan Yameen yang semakin otokratis, yang menurutnya telah mendorong negara tersebut ke dalam perangkap utang Tiongkok dengan meminjam banyak uang untuk infrastruktur.

Namun restorasi yang dilakukannya terhadap kondisi tradisional Maladewa terbukti kontroversial, banyak orang di negara kepulauan tersebut yang tidak menyetujui kekuatan politik dan ekonomi India yang sangat besar.

Jika terpilih, Muizzu berjanji akan membebaskan mentornya, Yameen, yang kini dihukum penjara 11 tahun karena korupsi, di penjara yang sama dengan lawan politiknya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.