- Home
-
- Luar Negeri
-
- Donald Trump Dinyatakan Be...
Donald Trump Dinyatakan Bertanggung Jawab atas Penggelembungan Aset Miliknya
Rabu, 27 Sep 2023, 10:59 WIBNEW YORK - Seorang hakim di New York menyatakan Donald Trump dan bisnis keluarganya melakukan penipuan dengan menaikkan nilai properti dan aset lainnya. Kekalahan besar bagi mantan presiden Amerika Serikat tersebut yang dapat menghambatnya untuk melakukan bisnis di negara bagian tersebut.
Keputusan pedas yang diambil Hakim Arthur Engoron dari pengadilan negara bagian New York di Manhattan akan memudahkan Jaksa Agung negara bagian Letitia James untuk menetapkan ganti rugi dalam persidangan yang dijadwalkan pada 2 Oktober.
Engoron juga memerintahkan pembatalan sertifikat yang mengizinkan beberapa bisnis Trump, termasuk Trump Organization, beroperasi di New York, dan memerintahkan penunjukan penerima untuk mengelola pembubaran bisnis tersebut.
Hakim menggambarkan bagaimana Trump, putra-putranya yang sudah dewasa, Donald Jr dan Eric, Trump Organization, dan para terdakwa lainnya membuat penilaian dan menggelembungkan kekayaan bersih Trump agar sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.
"Itu adalah dunia fantasi, bukan dunia nyata," tulis Engoron.
Hakim juga memberikan sanksi kepada pengacara para terdakwa karena membuat argumen hukum yang "tidak masuk akal" dan memicu perilaku "tidak sopan" klien mereka.
Trump dan para terdakwa lainnya berargumen mereka tidak pernah melakukan penipuan, dan bahwa transaksi yang disengketakan itu menguntungkan. Mereka berencana mengajukan banding atas keputusan Engoron.
"Keputusan keterlaluan hari ini sama sekali tidak sesuai dengan fakta dan hukum yang berlaku," kata Christopher Kise, pengacara Trump, dalam sebuah pernyataan."Presiden Trump dan keluarganya akan mengupayakan semua upaya banding yang tersedia untuk memperbaiki kesalahan keadilan ini."
James mengatakan akan mempresentasikan sisa kasusnya di persidangan.
"Ini adalah keputusan yang menghancurkan," kata Bill Black, pakar regulasi keuangan di University of Minnesota Law School. Dia mengatakan pembatalan sertifikat bisnis dapat merugikan kemampuan Trump dalam menghasilkan uang.
"Jika keputusan ini ditegakkan, mereka harus melikuidasi LLC yang sebenarnya memiliki sebagian besar aset," kata Black, mengacu pada perseroan terbatas.
Trump saat ini sedang mengincar nominasi presiden dari Partai Republik untuk Pilpres 2024 dan tetap memimpin dalam pencalonan meskipun ia menghadapi banyak tuntutan pidana.
Dalam sebuah postingan di platform Truth Social miliknya, Trump menyebut tuduhan bahwa ia melakukan penipuan adalah hal yang "konyol dan tidak benar", dan mengecam Engoron sebagai hakim yang "Gila" yang melakukan perintah James, seorang Demokrat.
"Ini adalah UU Politik Partai Demokrat, dan Perburuan Penyihir pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya," tulis Trump."Jika mereka bisa melakukan ini padaku, mereka juga bisa melakukan ini padamu!"
Trump telah berulang kali menegaskan tanpa bukti bahwa dakwaan yang dia hadapi adalah "perburuan penyihir".
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.