AS akan Memberi Ukraina Rudal Jarak Jauh ATACMS

Minggu, 24 Sep 2023, 00:17 WIB

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, baru-baru ini dilaporkan telah memberi tahu Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, bahwa AS akan memberi Ukraina MGM-140, Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat atau Army Tactical Missile System (ATacMS).

Dilansir oleh CBS News, para pejabat AS pada Jumat (22/9) telah mengonfirmasi rencana pemberian rudal jarak jauh permukaan-ke-permukaan yang diproduksi oleh Lockheed Martin tersebut

Ket. Foto: Sebelumnya, para pejabat AS menolak keras pengiriman rudal ATacMS ke Ukraina, karena kekhawatiran Rusia akan menganggap tindakan tersebut sebagai langkah yang provokatif. — Sumber: Istimewa

ATACMS memiliki jangkauan hingga 190 mil dan dapat diluncurkan dari peluncur roket bergerak HIMARS yang telah diterima militer Ukraina. Keputusan tersebut diambil setelah Zelenskyy mengajukan permohonan selama berbulan-bulan, dan bertemu dengan Biden di Gedung Putih pada Kamis setelah kunjungan ke Majelis Umum PBB awal pekan ini, untuk membahas serangan balasan yang sedang berlangsung dan sifat dukungan AS terhadap Kiev, sebagai perang sengit telah memasuki bulan ke-20.

Sebelumnya, para pejabat Amerika telah menolak keras pengiriman rudal-rudal tersebut ke Ukraina, karena kekhawatiran pengambilan dari gudang senjata AS tersebut dapat melemahkan kesiapan militer AS dan Rusia akan menganggap tindakan tersebut sebagai langkah yang provokatif.

Rudal tersebut akan memungkinkan militer Ukraina untuk menyerang jalur pasokan dan pos komando Rusia jauh melampaui garis depan.

Para pejabat AS berbicara tanpa menyebut nama untuk membahas masalah yang belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah dan tidak menentukan kapan ATACMS akan ditransfer. Seorang pejabat senior AS yang mengetahui pertimbangan pemerintah, mengatakan bahwa AS berharap untuk mempertahankan unsur kejutan terkait waktu penempatan senjata ity.

Tidak jelas model ATACMS mana yang akan diterima oleh Ukraina. Ada berbagai model ATACMS, beberapa dengan jangkauan lebih pendek dari 190 mil.

Inggris adalah negara pertama yang mengirim paket rudal jelajah jarak jauh ke Ukraina, dimulai pada bulan Mei dan diikuti oleh Prancis pada bulan Juli. Rudal Storm Shadows dan SCALP yang mereka pasok memiliki jangkauan sekitar 140 mil.

Pada Jumat, sebuah rekaman muncul di media sosial yang tampaknya menunjukkan serangan rudal Ukraina terhadap pangkalan angkatan laut Rusia di Krimea. Media pemerintah Rusia kemudian mengatakan markas besar armada Laut Hitam di Sevastopol diserang oleh rudal Inggris atau Prancis, dan sedikitnya enam orang terluka.

Bertepatan dengan pertemuan kedua presiden pada Kamis, pemerintahan Biden mengumumkan paket bantuan tambahan sebesar 325 juta dolar AD ke Ukraina.

"Persenjataan dan peralatan tersebut termasuk amunisi pertahanan udara tambahan untuk membantu memperkuat pertahanan udara Ukraina terhadap serangan udara dari Rusia," demikian bunyi pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken.

Berbicara dari New York pada akhir Majelis Umum PBB pada Jumat, Blinken mengatakan pemerintah "terus-menerus berdiskusi" dengan Kyiv mengenai kebutuhannya.

"Seluruh proses ini akan terus berlanjut dalam rangka memenuhi kebutuhan Ukraina untuk memastikan bahwa mereka bisa sesukses mungkin dalam terus memulihkan wilayah yang telah direbut Rusia dari mereka," kata Blinken.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.