Masih Banyak Rumah Tangga Gunakan Kabel Serabut

Kamis, 21 Sep 2023, 05:27 WIB

JAKARTA - Masih banyak ditemukan penggunaan kabel serabut dalam rumah tangga. Kondisi tersebut ditemukan berdasarkan hasil kunjungan petugas ke berbagai bangunan setelah kebakaran.

"Setiap terjadi kebakaran, saya dengan tim biasanya meninjau lokasi. Lalu, banyak menemukan kabel serabut yang mungkin dipakai sejaktahun 1980, tetapi belum pernah diganti," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, Isnawa Aji. Kabel serabut belum berstandar SNI dan berbahaya karena potensial terjadi korsleting.

Ket. Foto: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Aji saat mengisi dialog kebencanaan bertajuk 'Kebakaran di Lingkungan Perkotaan: Tantangan dan Solusi' yang disiarkan melalui kanal YouTube BPBD DKI Jakarta, Rabu (20/9/2023). — Sumber: ANTARA/ Tangkapan Layar YouTube BPBD DKI Jakarta

Isnawa mengatakan ini saat menjadi narasumber dialogkebencanaan bertajuk "Kebakaran di Lingkungan Perkotaan: Tantangan dan Solusi", Rabu (20/9). Frekuensi kebakaran Jakarta dalam sehari bisa terjadi 2-4 kali mulai dari skala kecil seperti kebakaran bengkel hingga skala besar, pabrik.

Selain itu, Isnawa menyebut kebakaran tidak terjadi saat musim kemarau saja, tetapi juga dapat terjadi saat hujan. Dalam kesempatan itu, Iswana juga menceritakan pengalamannya sebagai camat. Dalam setahun, di wilayahnya terjadi 43 kejadian kebakaran. Jadi, hampir setiap pekan terjadi satu kebakaran.

Menurut Isnawa, kondisi permukiman Kota Jakarta saat ini berbeda dengan masa lampau. Semasa kecil, kata Isnawa, jumlah peralatan elektronik dalam satu rumah masih seadanya, paling televisi, radio, setrika, dan lampu.

Sekarang setiap rumah dilengkapi peralatan elektronik beragam. Tapi kabelnya belum tentu sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga dapat memicu korsleting. Berbeda dengan sekarang, Jakarta Utara atau Jakarta Barat, kontrakan boleh kecil, tapi peralatannya lengkap.

Ada komputer jinjing, handphone, kipas angin 24 jam nyala, dan kulkas. Tetapi, sakelar yang dipakai tidak SNI. Maka, saat semua dicolok, beban listrik berat. Ini mendorong terjadinya korsleting.

Maka, Isnawa mengatakan sudah waktunya Pemprov Jakarta bersama seluruh elemen terkait mengambil langkah lebih serius untuk mengurangi risiko kebakaran di kawasan padat hunian. Adapun upaya BPBD dalam mengurangi risiko kebakaran antara lain dengan mengimbau warga untuk mengganti instalasi listrik berstandar SNI.

Hal ini diharapkan akan dapat mengurangi potensi arus pendek atau korsleting. Sebab banyak kebakaran bersumber dari korsleting. Kini dia mendorong agar warga segera mengganti kabel-kabel yang berstandar SNI.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.