Sebanyak 44 Asuransi dan Reasuransi Berkinerja Terbaik Pada 2022
Selasa, 19 Sep 2023, 07:17 WIBJAKARTA- Di tengah tekanan dan tantangan yang berat semasa pandemi Covid-19, para perusahaan asuransi dan reasuransi di Indonesia terus berusaha menampilkan kinerja terbaiknya di sepanjang 2022.
Majalah Media Asuransi pun memberikan penghargaan Best Insurance Award 2023 kepada 44 asuransi dan reasuransi yang telah berhasil mencatatkan kinerja terbaiknya sepanjang 2022.
Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) melakukan kajian terhadap para perusahaan asuransi yang sudah mempublikasikan laporan keuangan 2021-2022. Penghargaan diserahkan kepada asuransi jiwa, asuransi umum, reasuransi, asuransi syariah full fledged jiwa dan umum, dan unit syariah jiwa, umum, dan reasuransi yang sudah berhasil meraih kinerja terbaik dari kompetitornya di masing-masing kelompok.
Direktur Utama PT Media Asuransi Indonesia, Mucharor Djalil dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (19/9) mengatakan di industri asuransi jiwa, kontraksi yang terjadi pada tahun 2022 jauh lebih kuat dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tertinggi industri asuransi jiwa 2022 didapatkan dari sisi laba bersih (laba setelah pajak) mencapai 73,42 persen dari 5,96 triliun rupiah pada 2021 menjadi 10,34 triliun rupiah pada 2022. Pada laba sebelum pajak juga ada peningkatan 29,33 persen, pada 2021 tercatat sebesar 9,26 triliun rupiah menjadi 11,97 triliun rupiah.
Sementara itu, tekanan cukup dalam pada total pendapatan. Pendapatan masih lebih tinggi di tahun 2021 yakni sebesar 194,46 triliun rupiah, menyusut 9,17 persen menjadi 181,66 triliun rupiah. Sedangkan, total pendapatan premi turun 8,33 persen dari 182,80 triliun rupiah menjadi 167,86 triliun rupiah.
Untuk di industri asuransi umum, LRMA mencatat premi bruto naik 13,29 persen, dari 68,95 triliun rupiah per Desember 2021 menjadi 78,05 triliun rupiah per Desember 2022. Sedangkan premi neto meningkat 12,53 persen yoy, dari 39,26 triliun rupiah menjadi 44,18 triliun rupiah.
"Secara keseluruhan, pertumbuhan premi industri asuransi umum ini jauh membaik dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.
Namun di sisi lain, nilai klaim neto juga meningkat di tahun lalu meningkat 7,63 persen, dari 21,92 triliun rupiah menjadi 23,59 triliun rupiah. Nilai aset industri tumbuh 5,48 persen, dari 184,14 triliun rupiah menjadi 194,24 triliun rupiah.
Seiring peningkatan aset, nilai investasi juga meningkat sebesar 5,56 persen, dari 88,32 triliun rupiah menjadi 93,23 triliun rupiah. Sedangkan nilai ekuitas tumbuh 8,41 persen, dari 66,85 triliun rupiah menjadi 72,48 triliun rupiah.
Untuk di industri reasuransi, Data LRMA menunjukkan pertumbuhan premi bruto sebesar 7,75 persen di tahun buku 2022. Pertumbuhan tertinggi dialami oleh laba setelah pajak meningkat 146,88 persen. Kemudian disusul oleh laba sebelum pajak naik sebesar 114,44 persen. Disusul hasil underwriting yang mengalami surplus sebesar 108,95 persen,
Lebih lanjut dijelaskan, kinerja asuransi jiwa syariah full fledged, tergambarkan bahwa pertumbuhan pada laba sesudah pajak mencapai 1.060 persen, dari 37,20 miliar rupiah pada 2021 menjadi 431,63 miliar rupiah pada tahun berikutnya. Nilai investasi naik 93,71 persen, dari 6,19 triliun rupiah menjadi 11,98 triliun rupiah.
Untuk menentukan 44 perusahaan asuransi terbaik menunjuk pada dewan juri yang terdiri dari Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) yang juga merangkap sebagai Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), Rudy Kamdani, Ketua Bidang Aktuaria dan Manajemen Risiko Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Fauzi Arfan, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan, Ketua Umum Asosiasi Penilai Kerugian Asuransi Indonesia (APKAI), Dikarioso Sabirin, dan Direksi PT Media Asuransi Indonesia sebagai ex-officio. Adapun sebagai Ketua Umum Dewan Juri yakni Ketua Umum AAUI, Budi Herawan.
18 Kategori
Mucharor yang juga sebagai Pemimpin Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA), menambahkan pada 2023, ada 18 kategori atau kelompok yang menerima Insurance Award 2023 Media Asuransi. Sebanyak 44 perusahaan penerima Best Insurance Award 2023 terdiri dari perusahaan asuransi jiwa, perusahaan asuransi umum dan perusahaan reasuransi.
Kemudian, ada perusahaan asuransi syariah full fledged yaitu perusahaan asuransi jiwa syariah, perusahaan umum syariah, dan perusahaan reasuransi syariah. Dan tentunya Unit Syariah Asuransi Jiwa, Unit Syariah Asuransi Umum, dan Unit Syariah Reasuransi.
"Tidak mudah untuk mengambil keputusan bagi Dewan Juri Insurance Award 2023 Media Asuransi. Karena ada beberapa kasus yang menyangkut perusahaan-perusahaan di industri asuransi Indonesia yang kita cintai ini. Tapi bersyukur, Dewan Juri dapat melaluinya walaupun harus melalui perdebatan cukup alot, karena harus mempertanggungjawabkan keputusan-keputusan yang diambil," jelas Mucharor.
Mucharor mengatakan, untuk perhelatan tahun ini, ada yang istimewa karena Media Asuransi memberikan penghargaan khusus kepada 5 tokoh asuransi yang menjadi inisiator dan dewan juri Insurance Award 2007. Yakni, Firdaus Djaelani, Hotbonar Sinaga, Djonny Wiguna, Kapler A. Marpaung dan Angger Yuwono.
"Jadi, untuk ke-17 kalinya acara Insurance Award ini telah diselenggarakan sejak pertama kali pada 2007. Tidak mudah tentunya untuk mempertahankan keberlangsungan Insurance Award oleh Media Asuransi setiap tahunnya," pungkas Mucharor.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
PLN UID Jaya Pastikan Perayaan Natal di 225 Gereja Jakarta Berjalan Khidmat
-
Berpotensi Koreksi Lanjutan, 23 Januari 2026
-
PBB Desak Gencatan Senjata Konfilk Thailand-Kamboja
-
Perlindungan Komprehensif, Tugu Insurance Beri Perlindungan Asuransi 5.000 Peserta Mudik Bareng Pertamina
-
Pemulihan Trauma Anak Pasca Bencana Longsor Cisarua
-
Semakin Dipercaya, Nasabah Krom Bank Melonjak 230% pada Kuartal III 2025
-
Tayang di Bioskop 15 Januari, Film "Bidadari Surga" Dibintangi Pasangan Artis Rey Mbayang dan Dinda Hauw
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.