Pemerintah Diminta Evaluasi Jalur Mandiri di Kampus Negeri

Sabtu, 16 Sep 2023, 01:11 WIB

JAKARTA - Rektor Universitas Yarsi, Fasli Jalal, meminta pemerintah mengevaluasi jalur mandiri penerimaan mahasiswa baru di kampus negeri. Dalam Permendikbudristek nomor 48 tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru, perguruan tinggi negeri dimungkingkan untuk membuka seleksi jalur mandiri sepanjang kuota 50 persen di jalur tersebut belum tercapai.

"Tapi kembali mari kita lihat ini dengan jernih. Tujuan utama kita tentu semua anak bangsa yang potensial dari mana pun, kaya-miskin pun dia dapat pendidikan tinggi yang bermutu, merata, dan relevan. Dan untuk itu sinergitas antara negeri dan swasta perlu kita bangun," ujar Fasli, dalam diskusi "Sinergitas Tingkatkan APK Bermutu dan Berkeadilan" Forum Jurnalis Cempaka, di Universitas Yarsi, Jakarta, Jumat (15/9).

Ket. Foto: Rektor Universitas Yarsi, Fasli Jalal, usai diskusi “Sinergitas Tingkatkan APK Bermutu dan Berkeadilan” Forum Jurnalis Cempaka, di Universitas Yarsi, Jakarta, Jumat (15/9). — Sumber: koran jakarta/Muhamad Ma’rup

Dia meminta Pemerintah juga memberikan perhatian kepada perguruan tinggi swasta (PTS), mengingat perannya dalam angka partisipasi kasar (APK) di PTS cukup besar. Menurutnya, dalam peran tersebut PTS masih bisa membiayai operasional, rekrutmen pegawai, hingga beasiswa dengan pendanaan pribadi.

"Tapi begitu terguncang dengan penerimaan mahasiswa baru, karena penerimaan mahasiswa baru itu sumber utama mereka, maka ini sama dengan kita membiarkan tergerusnya peluang mereka untuk survive dan pada akhirnya merugikan semua pihak nanti," jelasnya.

Fasli menilai, negara akan dirugikan jika PTS mengalami penurunan kualitas. Menurutnya, penurunan itu bisa terjadi akibat sulit bertahan dari gempuran seleksi jalur mandiri.

Dia menjelaskan, ketika PTS sudah menerima mahasiswa dengan berbagai macam seleksi, mahasiswa tersebut bisa mundur sebab jalur mandiri masih berjalan di banyak PTN. Ketika itu terjadi, jangka waktu bagi PTS untuk mencari mahasiswa baru sangat pendek karena sudah semakin mepet dengan pembelajaran tahun ajaran baru.

Perbanyak Bantuan

Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Pusat Budi Djatmiko meminta, alokasi bantuan untuk PTS semakin lebih banyak untuk meningkatkan APK Perguruan Tinggi. Biaya pendidikan di PTS rata-rata hanya sebesar 1,7 juta rupiah per semester, lebih murah dari perguruan tinggi negeri.

Dia menambahkan, dari data yang diperolehnya, jumlah mahasiswa tak mampu di PTN tak lebih dari dua persen. Kebanyakan dari mereka merupakan orang mampu yang memang sejak awal sudah mempersiapkan diri masuk PTN dengan mengikuti berbagai bimbingan belajar.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.