- Home
-
- Luar Negeri
-
- Usut Tuntas, Kemlu Masih T...
Usut Tuntas, Kemlu Masih Tunggu Hasil Autopsi WNI yang Dibunuh di Jepang
Jumat, 15 Sep 2023, 00:01 WIBJakarta - Usut tuntas, Kementerian Luar Negeri RI mengatakan bahwa pemerintah hingga saat ini masih menunggu hasil autopsi terhadap Josi Putri Cahyani, seorang warga negara Indonesia (WNI) yang ditemukan tewas di apartemen di Jepang pada Agustus lalu.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan bahwa proses autopsi terhadap Josi memerlukan waktu lama karena pihak kepolisian setempat berhati-hati untuk memastikan penyebab kematian.
"Begitu autopsi selesai, kami akan memfasilitasi repatriasi jenazahnya ke Indonesia," ujar Judha di Jakarta, Kamis.
Judha menambahkan bahwa pemerintah juga akan memantau proses penegakan hukum terhadap korban jika penyebab kematian menunjukkan bahwa Josi merupakan korban kriminalitas.
Josi Putri Cahyani, 23 tahun, telah hilang kontak sejak 17 Agustus sebelum pihak kepolisian menemukan mayatnya di sebuah apartemen di kota Maebashi, Prefektur Gunma, Jepang pada 22 Agustus.
Sebelum meninggal, Josi dikabarkan sedang bersama seorang pria berkewarganegaraan Jepang bernama Keiichiro Kajimura.
Polisi Jepang telah menangkap Kajimura, seseorang yang diduga mengetahui tentang kematian Josi, pada 24 Agustus lalu di salah satu stasiun kereta api di Tokyo.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemlu RI Pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi, Mayoritas Perempuan
-
Shai Gilgeous-Alexander dan Jalen Brunson Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik NBA Desember 2025
-
Dubes Agus Widjojo Wafat, Kemlu Beri Penghormatan Terakhir di Gedung Pancasila
-
Presiden Tegaskan MBG Bisa Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat Bawah
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi dengan Tinggi Letusan Mencapai 3.000 Meter
-
Wali Kota Makassar Temui Korban Banjir Biringkanaya, Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi
-
Teheran Incar Gempur Pusat Data di Negara Arab
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.