Gencarkan Kemudahan Investasi di Kulon Progo
Sabtu, 09 Sep 2023, 00:20 WIBKulon Progo - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Suharto mendukung kebijakan pemerintah kabupaten setempat mempermudah masuknya investasi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan masuknya investasi di wilayah tersebut.
Suharto di Kulon Progo, Jumat mengatakan seiring beroperasinya Bandara Internasional Yogyakarta banyak perubahan dan peluang, khususnya investasi.
Saat ini, sudah ada beberapa hotel di Kulon Progo yang beroperasi dan juga berproses pendirian.
"Kami mendukung langkah Pemkab Kulon Progo memberikan kemudahan investasi dan insentif kepada calon investor yang berinvestasi di Kulon Progo," kata Suharto dalam acara diskusi "Kulon Progo Ramah Investasi" di DPRD Kulon Progo.
Ia mengatakan sebentar lagi, Kulon Progo akan dilalui jalan bebas hambatan Kulon Progo-Solo yang membawa dampak investasi besar. Selama ini, investasi di Kulon Progo sangat minim dibandingkan dengan kabupaten/kota di DIY.
"Komisi I DPRD Kulon Progo berharap investasi yang masuk menjadikan Kulon Progo setara dengan kabupaten/kota di DIY," katanya.
Menurut dia, hal itu perlu didukung oleh DPTR untuk tata ruang untuk memberikan kepastian bagi investor yang masuk untuk berinvestasi.
"Daerah lain sudah memiliki tata ruang yang dikhususkan untuk investasi. Kita tidak mau ketinggalan dengan daerah lain, seiring adanya megaproyek di Kulon Progo," katanya.
Suharto mengatakan megaproyek di Kulon Progo mulai dari Bandara Internasional Yogyakarta, jalur kereta api bandara, JJLS dan jalan bebas hambatan.
"Untuk mendukung investasi, DPRD Kulon Progo sedang membentuk Pansus Non-Raperda tentang Percepatan Sertifikasi Tanah untuk fasilitas umum dan fasilitas sosial," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kulon Progo Heriyanto mengatakan selama dua tahun terakhir, DPMPTSP Kulon Progo membenahi dua aspek yang sangat krusial dalam mewujudkan "Kulon Progo ramah investasi".
Pondasi utama untuk mewujudkan ramah investasi, yakni membangun ekosistem investasi di Kulon Progo. Ekosistem ini yang harus dibangun dan dibenahi dengan membangun pola pikir dan cara pandang masyarakat. Kemudian, membangun pola dan kebijakan daerah.
"Kedua hal tersebut harus dibangun untuk mewujudkan Kulon Progo ramah lingkungan, sehingga dapat mengejar ketertinggalan masuknya investasi dari kabupaten/kota di DIY. Persoalan tersebut yang kami benahi supaya investor masuk Kulon Progo menanamkan investasinya," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bawaslu Kulon Progo Bidik Pemilih Muda Lewat Program Sekolah
-
Kwarda Jateng Dorong Banyumas Jadi Percontohan Pengembangan Kepramukaan
-
Skor Demokrasi Jawa Tengah Naik, Kini Masuk 3 Besar Nasional
-
Pemprov Tawarkan Investasi Senilai Rp271 Triliun
-
RI Ajak Mitra Pakai Mata Uang Sendiri, Biar Transaksi Lebih Praktis
-
Ayo! Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar, Khatibnya Tokoh Terkenal!
-
Pertamina Jatimbalinus Tertibkan SPBU Rote Ndao: BBM Diprioritaskan untuk Pengendara.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.