- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korut Uji Misil untuk Simu...
Korut Uji Misil untuk Simulasi Serangan Nuklir
Senin, 04 Sep 2023, 02:59 WIBSEOUL - Korea Utara (Korut) pada akhir pekan lalu telah mengadakan latihan simulasi serangan nuklir taktis dengan menggunakan hulu ledak atom tiruan yang dipasang pada dua misil jelajah jarak jauh yang kemudian diujicobakan ke laut, lapor media pemerintah pada Minggu (3/9).
Kantor beritaKCNAmengatakan uji coba yang dilakukan pada Sabtu (2/9) pagi itu adalah latihan balasan sebagai respons terhadap latihan militer gabungan pasukan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) yang menurutKCNAtelah meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.
KCNAlalu mengatakan bahwa AS dan Korsel sedang melakukan "histeria konfrontasi" dengan latihan militer gabungan terbaru mereka.KCNApun mengatakan latihan tersebut dilakukan pada Sabtu pagi untuk "memperingatkan musuh" bahwa negaranya akan bersiap jika terjadi perang nuklir karena Pyongyang kembali berjanji untuk meningkatkan pencegahan militernya terhadap Washington DC dan Seoul.
"Latihan penembakan untuk simulasi serangan nuklir taktis tersebut dilakukan pada dini hari tanggal 2 September untuk memperingatkan musuh akan bahaya perang nuklir yang sebenarnya," laporKCNA.
Uji coba misil terbaru ini dilakukan setelah latihan gabungan musim panas tahunan antara Korsel dan AS, yang dikenal sebagai Ulchi Freedom Shield, berakhir Kamis (31/8).
Sedangkan laporan latihan simulasi serangan nuklir taktis itu diwartakan ketika pemimpin Korut, Kim Jong-un, melakukan inspeksi ke pabrik pembuatan kapal dan amunisi.
Pernyataan terpisah mengatakan Kim Jong-un sedang mengunjungi Kompleks Mesin Pukjung, yang memproduksi mesin kelautan dan pabrik amunisi besar, untuk menekankan pentingnya memperkuat kekuatan angkatan laut Pyongyang. Sayangnya pernyataan itu tidak merinci tanggal kunjungan Kim Jong-un tersebut.
Serangan Super Intensif
Sementara itu Kepala Staf Gabungan Korsel pada Sabtu mengatakan bahwa sejumlah misil jelajah diluncurkan sekitar pukul 04.00 pagi menuju Laut Kuning dan menambahkan bahwa spesifikasi misil tersebut sedang dievaluasi.
Sebelumnya Korut telah melakukan sejumlah uji coba senjata pada tahun ini, dan pekan lalu melakukan upaya kedua yang gagal untuk menempatkan satelit mata-mata ke orbit.
Seoul dan Washington DC telah meningkatkan kerja sama pertahanan sebagai tanggapannya, dengan mengadakan latihan militer bersama yang mengerahkan sejumlah jet tempur siluman canggih dan aset strategis AS.
Pada Selasa, pemimpin Korut, Kim Jong-un dilaporkan telah mengunjungi pos komando pelatihan di mana ia merinci rencana perang di masa depan, termasuk melakukan serangan super intensif secara bersamaan di pos-pos inti militer di wilayah selatan. AFP/ST/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
WNI Bikin Ulah di Jepang, Menteri Karding Bantah Kabar Tokyo Blacklist Pekerja Indonesia
-
Tak Ada Lagi Siaran K-pop, Korsel Mulai Singkirkan Pengeras Suara Anti-Korut di Sepanjang Perbatasan
-
Pangkas Birokrasi Perizinan, Pemkab Bekasi Luncurkan Aplikasi BOSS
-
Binus Bentuk Generasi Berdaya Saing Global Lewat Kolaborasi dengan Universitas Mitra di Asia
-
Jonatan Christie Comeback Gemilang! Lolos ke Perempat Final Hylo Open 2025
-
Badan Intelijen Korsel Digerebek, Diduga Terlibat Insiden Drone di Korut
-
Korut Ancam Korsel Jika Terbangkan Drone ke Wilayahnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.