Bekasi Dorong Penerapan Industri Hijau

Senin, 04 Sep 2023, 04:00 WIB

BEKASI - Sebagai upaya menjalankan komitmen bersama menekan polusi, Pemerintah Kabupaten Bekasi minta segenap perusahaan untuk menerapkan konsep industri hijau atau green industry. Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengatakan penerapan konsep industri hijau ramah lingkungan diyakini mampu mengurangi dampak emisi yang mencemari wilayah di samping penyebab lain.

"Kami mendorong seluruh industri di Kabupaten Bekasi untuk mengimplementasikan konsep green industry secara optimal sebagai upaya menekan polusi," katanya di Cikarang, Sabtu. Dia mengatakan isu persoalan pencemaran udara sedang menjadi perhatian pemerintah hingga perbincangan hangat publik. Penanganan persoalan ini membutuhkan upaya nyata dari segenap sektor kehidupan demi mewujudkan lingkungan yang sehat.

Ket. Foto: Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri Grand Opening Ceremony Sugihara Hyundai Automotive di Kawasan Delta Silicon 6 Lippo Cikarang pada Kamis (31/8). — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

"Jadi, saya minta juga kepada industri-industri di Kabupaten Bekasi agar semakin memperhatikan aspek kebersihan, baik udara, air, maupun tanah, supaya tidak terjadi polusi yang semakin meningkat," katanya.

Dia tengah merumuskan kebijakan yang berdampak langsung terhadap pengurangan emisi sebagai penyebab polusi, termasuk wacana bekerja dan beraktivitas dari rumah bagi sebagian kalangan aparatur sipil negara di momentum waktu tertentu.

Pemerintah daerah pekan lalu juga telah menurunkan alat pengukur tingkat polusi di masing-masing kecamatan melalui koordinasi fasilitas kesehatan setempat untuk mengetahui sejauh mana tingkat pencemaran yang terjadi.

"Alatnya sudah turun. Nanti dari hasil itu kita tentukan sejauh mana penanganan yang akan dilakukan, termasuk kebijakan work from home karena wilayah Kabupaten Bekasi ini kan beragam, tidak semua wilayah perkotaan, masih banyak perdesaan juga," ujarnya.

Dani pun mengaku telah membuat surat pengajuan permohonan hujan buatan kepada pemerintah pusat sebagai upaya mengurangi tingkat pencemaran meski potensi modifikasi cuaca ini kecil dilaksanakan di daerah itu.

"Pemerintah pusat mengatakan bahwa saat ini potensi awan sangat minim, tapi seperti yang kita ketahui kadang ada satu-dua awan dari samudera yang lewat. Kalau itu ada, langsung kita lakukan modifikasi cuaca," ucap dia.

Di tempat terpisah, Perwakilan Sugihara Hyundai Automotive Meidia Safitri memastikan perusahaan berkomitmen membantu pemerintah daerah menangani isu lingkungan khususnya polusi udara, sejalan dengan apa yang disampaikan Penjabat Bupati Bekasi.

"Kami berusaha keras menggunakan alat-alat industri yang ramah lingkungan, yang tidak banyak membuat dampak besar terutama polusi. Tentu juga bahan baku yang menjadi dasar pembuatan akan dipikirkan dengan baik sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan khususnya di Kabupaten Bekasi," katanya.

Belakangan banyak daerah bekerja keras ikut menekan polusi udara, khususnya daerah-daerah di Jabodetabek. Berbagai alternatif kegiatan mereka putuskan. Salah satunya, mendorong setengah ASN bekerja dari rumah. Ada juga penanaman pohon guna menghijaukan lingkungan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.