DPP Kulon Progo Laksanakan Pertanian Hemat Air Atasi Dampak El Nino

Minggu, 03 Sep 2023, 16:22 WIB

KULON PROGO -- Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaksanakan budi daya pertanian dengan sistem hemat air dan melakukan sekolah lapang iklim berbasis pranoto mongsountuk mengatasi dampak El Nino.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Trenggono Trimulyo, Minggu, budi daya tanaman yang tahan air ataupun membutuhkan sedikit air dapat mengendalikan dampak El Nino di Kulon Progo.

Ia mengatakan DPP Kulon Progo juga melaksanakan perencanaan pola dan tata tanam sesuai Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 35 Tahun 2022 tentang Pola dan Tata Tanam Tahun 2022/2023, sehingga pada puncak El Nino bulan Juli-Agustus 2023,lahan sawah dalam tahap panen dan masa pembasahan-pengolahan lahan menuju Masa Tanam (MT) I.

Selain itu, pihaknya melaksanakan koordinasi intensif dan sinergi antara GP3A/P3A dengan gapoktan/kelompok tani dan OPD terkait.

"Kami juga mencari potensi sumber air untuk dibangun irigasi baik irigasi perpompaan besar, perpipaan, dam parit, irigasi tersier pada daerah irigasi kecil di luar irigasi teknis Daerah Irigasi Kalibawang," katanya.

Menurut Trenggono, upaya yang telah dilakukan tersebut memberikan hasil nyata, yaitu sawah irigasi teknis, saat ini sedang pengolahan lahan, dengan jadwal tanam September 2023 seluas 2.798 hektare.

Kemudian, panen padi pada Juli sampai Agustus dengan Luas 5.217 hektare dengan produksi padi 34.067 ton atau setara 21.374 ton beras.

"Tidak terjadi puso karena kekeringan ataupun laporan serangan hama penyakit pada tanaman," katanya.

Lanjut Trenggono, prediksi tanam padi Musim Tanam I dibagi menjadi Golongan I Tanam September dan Golongan II Tanam Oktober-November seluas 5.720 hektare.

Berdasarkan realisasi panen sampai dengan bulan Agustus 2023, dan asumsi panen sampai dengan Desember 2023, luas panen total Kabupaten Kulon Progo 2023 diprediksikan sebesar 17.069 hektare dengan produksi 115.716 ton atau setara dengan 72.061 ton beras.

"Jumlah penduduk Kabupaten Kulon Progo sebesar 443.053 jiwa, dan angka konsumsi beras per kapita per tahun sebesar 80,57 kg, maka kebutuhan beras di Kabupaten Kulon Progo 35.697 ton, sehingga masih surplus 36.905 ton beras," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Kejar Ekonomi 6 Persen atau Tertinggal? Airlangga Tekankan Investasi Harus Tumbuh Cepat

Harga Emas Antam Naik Rp18.000 Menjadi Rp2,768 Juta/Gr pada Selasa (25/8)

Jangan Salah Kelola! Kawasan Transmigrasi Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Masa Depan

Kemenhut Beri Sanksi 6 Perusahaan yang Sebabkan Karhutla Berulang di Kalimantan

Gelaran Festival Jadi Mesin Uang! Buleleng Festival Catat Perputaran Ekonomi Rp3,6 Miliar

Bukan Sekadar Festival! Cianjur Fest 2026 Jadi Arena 2.800 UMKM Cari Cuan

Bakso Ikan Tuna Unjuk Gigi di Buleleng Festival, UMKM Gaspol Cari Pasar!

Pesona Lamreh Kembali Dijual, Jangan Abaikan Keamanan Wisatawan!

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Incar Dana Segar, Perusahaan Milik Kampus UGM Siap IPO di Pasar Modal

BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

BMKG: Kabut Asap Selimuti Pekanbaru dengan Kualitas Udara Berbahaya

Chelsea Menang 3-2 atas Fulham pada Pertandingan Pertama Liga Inggris

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumsel.

Karhutla Riau Meluas, TNI Kerahkan Satgas Khusus untuk Percepat Penanganan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Dampingi Pangkodau II Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Liga Italia: AS Roma Hancurkan Fiorentina 4-0, Donyell Malen Cetak Hattrick

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.