Bapanas Bakal Serap 5.000 Ton untuk Atasi Harga Bawang Merah Anjlok

Selasa, 29 Agu 2023, 00:00 WIB

JAKARTA - National Food Agency (NFA) atau Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menyiapkan sejumlah mitigasi seperti menyerap 5.000 ton bawang merah untuk kemudian disimpan dalam lemari pendingin guna menstabilkan harga di tingkat petani yang sedang anjlok.

"Jadi, ini kami siapkan BUMN/BUMD. Kami punya cold storage yang sudah mulai dibagikan itu fungsinya off taker bisa simpan," kata Kepala Bapanas/NFA, Arief Prasetyo Adi, saat meninjau harga beras, di ritel modern Jakarta, Senin (28/8).

Ket. Foto: BAWANG MERAH — Sumber: ISTIMEWA

Seperti dikutip dari Antara, Arief menuturkan harga bawang merah saat ini tengah anjlok lantaran tengah terjadi panen raya serentak di sejumlah provinsi sentra-sentra penghasil bawang merah.

Namun di saat bersamaan, BUMN Bulog dan ID FOOD telah mendapatkan pendanaan dengan bunga merah masing-masing satu triliun rupiah dan 1,5 triliun rupiah. Sehingga kapasitas BUMN dalam menyerap hasil panen petani akan lebih banyak dan diharapkan bisa menjaga stabilitas harga.

"(Harga anjlok) over supplay. Pada waktu bersamaan dan makanya ikut meeting bersama Presiden disampaikan petani, masyarakat silakan bercocok tanam BUMN yang disiapkan untuk off taker," ucapnya.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, mengungkapkan penyerapan hasil panen petani bawang merah baru dilakukan oleh pelaku swasta dengan kapasitas penyerapan beragam berkisar 200 ton hingga 500 ton.

Lakukan Intervensi

Namun, pemerintah melalui BUMN/BUMD perlu melakukan intervensi karena harga bawang merah terutama di sentra-sentra produksi, seperti di Solok, Sumatera Barat, Nganjuk dan Probolinggo, Jawa Timur, hingga Bima, NTT telah mengalami penekanan harga selama tiga minggu terakhir.

Tercatat harga bawang merah di tingkat petani di Brebes turun menjadi 15-16 ribu rupiah per kg, sedangkan di Nganjuk, Jawa Timur, anjlok menjadi 13-14 ribu rupiah per kg. Padahal, harga acuan pemerintah adalah 18 ribu rupiah.

"Tapi kita targetkan (menyerap) sekitar lima ribu ton dari petani karena ini mempengaruhi pasar. Kalau pelaku usaha membeli lebih tinggi, di petani 15 ribu rupiah, saya yakin harga pasar akan naik," ujarnya.

Bawang merah yang telah diserap, lanjutnya, akan disimpan dalam lemari pendingin terlebih dahulu dan akan dikeluarkan saat hasil panen mulai berkurang pada bulan November-Desember mendatang.

Selain untuk disimpan, kelebihan produksi bawang merah dari dalam negeri juga akan diekspor ke sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.