Perdana, Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga Layani Jemaah Umrah
Minggu, 27 Agu 2023, 17:51 WIBJAKARTA - Bandara Jenderal Besar Soedirman (Purbalingga) untuk pertama kalinya melayani perjalanan jemaah umrah pada Sabtu (26/9).
Di mana sebanyak 48 jemaah umrah berangkat menggunakan maskapai Citilink dari Bandara Jenderal Besar Soedirman menuju Bandara Halim Perdanakusuma, untuk kemudian langsung dengan bus melanjutkan perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta dan terbang ke Tanah Suci.
President Director PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin mengatakan penerbangan feeder umrah yang dilakukan pada hari ini merupakan realisasi dari rencana yang telah dibahas sebelum-sebelumnya sebagai upaya optimalisasi Bandara Jenderal Besar Soedirman.
"Kami semua berharap feeder umrah ini dapat membantu masyarakat di Purbalingga dan sekitarnya untuk lebih mudah lagi dalam menjalani ibadah umrah," kata Awaluddin dalam keterangan tertulisnya.
Dia menambahkan AP II berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan, para Kepala Daerah di Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Cilacap dan Kebumen (Barlingmascakeb), serta maskapai Citilink, atas dukungan dan bantuannya dalam mendorong optimalisasi Bandara Jenderal Besar Soedirman.
Seperti yang diketahui, penerbangan feeder umrah ini dapat dilaksanakan berkat kolaborasi erat dengan seluruh stakeholder termasuk penyedia jasa perjalanan umrah setempat. Sebelum adanya penerbangan feeder umrah, jemaah umrah dari Purbalingga dan sekitarnya harus menempuh perjalanan dengan bus menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan waktu tempuh mencapai lebih dari 7 jam.
"Sementara, dengan adanya penerbangan feeder umrah maka waktu tempuh Bandara Jenderal Besar Soedirmen ke Halim Perdanakusuma sekitar 47 menit, lalu perjalanan dengan bus ke Soekarno-Hatta berkisar 1 - 2 jam. Tentu dari sisi waktu lebih efisien," kata Awaluddin.
Sebelumnya Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan adanya paket ibadah umrah melalui Bandara Jenderal Besar Soedirman ini memberikan kepraktisan bagi jemaah.
"Insya Allah perjalanan umrah akan lebih cepat. Biasanya, harus menginap terlebih dahulu. Nanti kita bisa berangkat dari Bandara Jenderal Besar Soedirman, kemudian menuju Bandara Halim Perdanakusuma, langsung naik shuttle bus ke Cengkareng dan langsung pada hari itu juga berangkat ke Tanah Suci," katanya.
Sedangkan Executive General Manager Bandara Jenderal Besar Soedirman, Harry Glenardie menuturkan seluruh fasilitas pelayanan dan operasional bandara dipastikan selalu siap untuk melayani penerbangan.
"Fasilitas sisi udara antara lain runway, taxiway dan apron, serta fasilitas sisi darat yakni terminal penumpang, dipastikan siap melayani penerbangan feeder umrah ini," katanya.
Harry menuturkan potensi jemaah umrah di lima kabupaten yakni Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen (Barlingmascakeb) cukup tinggi. Di samping penerbangan feeder umrah, Harry Glenardie menuturkan Bandara Jenderal Besar Soedirman siap kembali menyambut penerbangan reguler lainnya.
"Secara nasional, jemaah umrah pada 2023 diperkirakan 1,6 juta orang. Jika di Jawa Tengah sebesar 20% dari jumlah nasional, dan kemudian dari jumlah di Jawa Tengah itu sebesar 20% dari Barlingmascakeb yakni sekitar 70.000 jemaah," tutupnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Ingin Cepat Kaya, Pria Magelang Cari Pesugihan di Kebumen, Tewas Diracun "Sang Dukun"
-
Perhatian! Pendaftaran Mudik Gratis "Online" di Tangerang Mulai 25 Februari, Cek Link dan Persyaratan Anda
-
KPK Lacak Aliran Uang hingga Sosok Penting Lain di Kasus Dugaan Pemerasan K3 Kemenaker
-
IMF: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kesulitan Besar di Seluruh Dunia
-
Kejar Tahun Ajaran Baru, PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Brebes Rampung Juni
-
Terdampak Agresi AS ke Iran, 2 Maret 2026
-
Aman Naik Ojol, Pemprov Jateng Siapkan Aplikasi Lindungi Pengemudi Ojol Perempuan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.