• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • 5 Pelajaran Kepemimpinan K...

5 Pelajaran Kepemimpinan Kunci Hadapi Dinamika Kerja Era Modern

Senin, 25 Mei 2026, 15:50 WIB

JAKARTA - Jobstreet by SEEK menyoroti sejumlah pelajaran penting bagi praktisi human resources (HR) dan pemimpin bisnis dalam menghadapi dinamika perusahaan modern yang semakin kompleks. Mulai dari mengelola perbedaan budaya kerja, memimpin generasi muda, hingga menempatkan fungsi HR sebagai penggerak strategi bisnis menjadi fokus utama dalam diskusi tersebut.

Insight tersebut dibagikan dalam episode kedua podcast Power Talks by Jobstreet by SEEK bersama Head of Asia Pacific Business Admin Group Hyundai Motor, Widyo Rulyantoko. Diskusi itu membahas tantangan kepemimpinan di era bisnis modern yang menuntut organisasi lebih adaptif, kolaboratif, dan kompetitif.

Ket. Foto: Jobstreet by SEEK menyoroti sejumlah pelajaran penting bagi praktisi human resources (HR) dan pemimpin bisnis dalam menghadapi dinamika perusahaan modern yang semakin kompleks. Mulai dari mengelola perbedaan budaya kerja, memimpin generasi muda, hingga menempatkan fungsi HR sebagai penggerak strategi bisnis menjadi fokus utama dalam diskusi tersebut. — Sumber: Jobstreet by SEEK

Salah satu poin utama yang disampaikan Widyo adalah pentingnya memastikan energi organisasi tidak habis untuk konflik internal. Menurut dia, pemimpin perlu mengarahkan tim agar fokus menghadapi tantangan bisnis dan kompetitor di luar perusahaan, bukan justru bertarung dengan sesama rekan kerja di dalam organisasi.

"Pemimpin perlu memastikan energi organisasi tetap fokus ke luar, ke tantangan bisnis dan kompetitor, sambil tetap menjaga empati terhadap orang-orang di dalamnya," ujar Widyo.

Widyo menjelaskan, dalam organisasi lintas fungsi dan lintas negara, perbedaan budaya kerja sering kali memicu gesekan internal. Karena itu, pemimpin dituntut mampu membangun titik temu di tengah perbedaan gaya kerja, prioritas, hingga ekspektasi antarindividu maupun antarnegara.

Ia menilai keterbukaan dan kemampuan bernegosiasi menjadi faktor penting dalam membangun kolaborasi lintas budaya yang efektif. Pemimpin juga perlu memahami prioritas bersama agar organisasi tetap bergerak ke arah tujuan bisnis yang sama.

Selain soal budaya kerja, Widyo juga menyoroti pendekatan kepemimpinan terhadap generasi muda, khususnya Gen Z. Menurut dia, generasi tersebut membutuhkan pemahaman mengenai tujuan dan dampak pekerjaan yang mereka lakukan, bukan sekadar menerima instruksi teknis.

Karena itu, pemimpin dinilai perlu memberikan konteks dan ruang eksplorasi kepada karyawan muda untuk menemukan cara terbaik dalam mengeksekusi pekerjaan. Pendekatan tersebut diyakini dapat mendorong inovasi sekaligus meningkatkan rasa kepemilikan terhadap pekerjaan.

Widyo juga menegaskan bahwa fungsi HR saat ini perlu berkembang menjadi bagian strategis dari bisnis, bukan hanya menjalankan tugas administratif. HR dinilai harus memahami arah perusahaan, mengelola organisasi, serta menyiapkan talenta dan budaya kerja yang mendukung keberlanjutan bisnis.

Dalam kondisi bisnis yang terus berubah cepat, menurut Widyo, peran HR sebagai business leader menjadi semakin penting. Fungsi tersebut dinilai harus mampu menjembatani kebutuhan bisnis sekaligus kebutuhan manusia di dalam organisasi.

Sementara itu, Head of Country Marketing Jobstreet by SEEK Indonesia, Sawitri, mengatakan tantangan kepemimpinan modern memang menuntut perspektif yang lebih strategis dari fungsi HR. Menurut dia, perusahaan perlu menjaga keseimbangan antara kecepatan bisnis dan kesehatan budaya kerja.

"Insight dari Pak Widyo menegaskan bahwa HR hari ini perlu hadir sebagai business leader yang mampu menjembatani kebutuhan bisnis dengan kebutuhan manusia di dalam organisasi," ujar Sawitri.

Podcast Power Talks sendiri merupakan bagian dari komitmen Jobstreet by SEEK untuk menghadirkan ruang diskusi yang relevan bagi ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia. Program tersebut menghadirkan berbagai profesional dan ahli di bidang rekrutmen serta sumber daya manusia dari sejumlah perusahaan besar di Indonesia.

Sawitri berharap diskusi dalam Power Talks dapat memberikan perspektif baru yang lebih praktis dan dekat dengan realitas dunia kerja saat ini. Podcast tersebut dapat diakses melalui kanal YouTube resmi Jobstreet by SEEK maupun platform Spotify dengan judul "Power Talks by Jobstreet".

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.