Realisasi Pembangunan Dermaga Logistik IKN Capai 92 Persen
Jumat, 25 Agu 2023, 01:15 WIBKALIMANTAN TIMUR - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) mengungkapkan realisasi fisik pembangunan dermaga logistik IKN Nusantara mencapai 92 persen.
"Realisasi fisik pembangunan dermaga logistik IKN sejauh ini sudah mencapai 92 persen dan ditargetkan beroperasi pada September 2023," ujar Ketua Satgas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Danis Sumadilaga di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, kemarin.
Dermaga logistik ini dibangun oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga untuk mendukung logistik pembangunan Jalan Tol Akses IKN Seksi 5B, 6A, dan 6B dan juga pembangunan Bandara VVIP.
Danis menambahkan, kehadiran dermaga logistik dapat mempercepat pembangunan proyek-proyek tersebut serta proyek pembangunan IKN lainnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Dermaga logistik ini dilengkapi dengan area atau stockyard yang berfungsi untuk penyimpanan barang dan material konstruksi bangunan, dengan luasan lahan 10.000 meter persegi. "Pembangunan proyek, terutama Mega proyek seperti IKN Nusantara kuncinya terletak pada rantai pasok logistik (supply chain logistics)," kata Danis.
Dalam pembangunan infrastruktur dasar IKN Nusantara, Kementerian PUPR tentunya tidak hanya membangun dermaga logistik namun juga membangun jalan logistik guna mempercepat dan memudahkan dukungan logistik pembangunan.
Kementerian PUPR terus meningkatkan konektivitas ke kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, salah satunya dengan melakukan percepatan pembangunan Jalan Tol menuju ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Jalan tol yang akan terhubung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) ini akan mempersingkat jarak tempuh dari Balikpapan menuju Kawasan Inti IKN, yang sebelumnya dari sekitar dua jam menjadi hanya sekitar 30 menit.
Sementara itu, terkait realisasi pemasangan teknologi terowongan multi utilitas atau multi utility tunnel (MUT) di Jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Jalan Sumbu Kebangsaan Timur IKN Nusantara mencapai 40 persen.
Menurut Danis Sumadilaga pembangunan jalan dan MUT dilakukan berbarengan karena posisi MUT dipasang di bawah tanah atau jalan dengan kedalaman kurang lebih 1,5 - 2 meter. "Progres pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan Barat mencapai 43,7 persen dan Jalan Sumbu Kebangsaan Timur mencapai 38,5 persen, jadi rata-rata sekitar 40 persen," ujar Danis.
Pemasangan teknologi MUT ini disesuaikan dengan fungsi jalan, seperti jalan primer, sekunder atau kavling.
Saat ini, Kementerian PUPR memprioritaskan pemasangan MUT pada jalan-jalan primer atau utama. Teknologi MUT ini terlebih dahulu dipasang di Jalan Sumbu Kebangsaan Barat , dan di Jalan Sumbu Kebangsaan Timur.
Adapun total panjang MUT yang terpasang di Jalan Sumbu Kebangsaan Barat sekitar 20 km. Sedangkan MUT yang direncanakan untuk jalan-jalan lainnya memiliki total panjang sekitar 14 km.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rayakan Hari Kartini, Kemenhub Dorong Perempuan jadi Agen Perubahan Mewujudkan Keselamatan Berlalulintas
-
DLH Banyumas Kembangkan TPST BLE Tekan Beban Pengolahan Sampah
-
Komisi IX DPR RI Gelar Raker bersama Menkes dan Mensos
-
Gambir Sumbar Tak Mau Lagi Dilego Murah! Kementan–BUMN Siapkan Lompatan Besar
-
Otorita Buka Ruang Keterlibatan Profesional Bangun IKN
-
Masih 15 Tahun, Remaja Padang Ini Sudah Berangkat Haji
-
Di Tengah Minimnya Hasil Tangkapan, Nelayan Trenggalek Larung Sesaji
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.