KLHK Terjunkan Helikopter 'Eater Boombing' Padamkan Karhutla di Kalbar
Rabu, 23 Agu 2023, 16:31 WIBJAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melaporkan telah menurunkan air secara langsung dari helikopter melalui water boombinguntuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar).
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Thomas Nifinluri mengatakan pihaknya melakukan 19sortie water boombingdengan total 1,25 juta liter air untuk pemadaman tersebut.
"Saat ini kita sedang berjuang menghadapi kebakaran hutan dan lahan sebagai dampak El Nino yang menyebabkan curah hujan semakin rendah, hingga memicu mudahnya terjadi kebakaran serta dampak kekeringan lainnya," ujar Thomas dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Pihaknya juga telah melaksanakan operasi teknologi modifikasi cuaca tahap pertama dan kedua sebanyak 40 sortiedengan total garam yang disemai sebanyak 38,3 ton.
Operasi teknologi modifikasi cuaca tahap ketiga dilakukan pada 23 Agustus sampai 2 September 2023.
"Kami sangat mengharapkan mobilisasi anggota tim satuan tugas lebih banyak dan konsisten di lapangan selama masa krisis kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat. Kami mengantisipasi kemungkinan potensi terjadinya asap lintas batas," kata Thomas.
Pada Juli 2023 KLHK mencatat luas karhutla di Kalbar mengalami peningkatan sebanyak 6.681,95 hektare dengan rincian kasus kebakaran lahan mineral 5.420,66 hektare dan kasus kebakaran lahan gambut seluas 1.261,29 hektare.
Thomas mengungkapkan kasus karhutla paling luas di Kalbar ada di Kabupaten Sambas, Kapuas Hulu, Sintang, dan Sanggau
Provinsi Kalbar telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Asap melalui Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 355/BPBD/2023 tentang Status Siaga Darurat Penanganan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat Tahun 2023.
Berbagai upaya penanggulangan telah dilakukan baik melalui operasi pemadaman darat maupun udara.
Koordinasi antar instansi dan lembaga, TNI/Polri, organisasi kemasyarakatan, lembaga adat, dan relawan sudah dilaksanakan dan langsung melakukan upaya pemadaman di lapangan.
"Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya telah mengambil kebijakan pembelajaran daring dari rumah bagi siswa TK/PAUD, SD, dan SMP. Kebijakan itu muncul sebagai respons atas kualitas udara yang semakin memburuk akibat terpaan kabut asap," kata Kepala Dinas LHK Kalbar Adi Yani.
- Helikopter
- Hukum Karhutla
- Kalimantan Barat
- kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
- Karhutla
- Bebas dari Karhutla
- Siaga Karhutla
- Provinsi Kalimantan Barat
- Eater Boombing
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Festival dolanan bocah
-
Pemkot Depok Siapkan Penataan Situ Cilangkap, Jogging Track 1,5 Km Akan Terhubung Penuh
-
Pemprov: Pada HUT Jakarta 22 Juni, Puncak Monas Dibuka Gratis
-
Bersama Bung Karno, Forum Praksis Ajak Kembali Mengobarkan Semangat Pancasila bagi Indonesia dan Dunia
-
VIVERE Perkuat Kolaborasi Industri Melalui Business Impact Jelang IndoBuildTech Expo Part 1 2026
-
Masjid Tuo Ampang Gadang di Sumbar Dipugar, Siap jadi Destinasi Sejarah, Budaya, dan Religi
-
Kebakaran 7,5 Hektare Hutan dan Lahan di Rokan Hilir Riau Berhasil Dipadamkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.