Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Mukomuko Capai 3.473 Ton
Selasa, 22 Agu 2023, 16:49 WIBMUKOMUKO - Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, menyebutkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi untuk para petani di daerah ini mencapai 3.473 ton hingga Juni 2023.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Kabupaten Mukomuko Fernandi di Mukomuko, Selasa, menyebutkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi sebesar itu dari alokasi sebanyak 6.362 ton.
"Realisasi pupuk bersubsidi sebesar itu untuk dua jenis pupuk, yakni pupuk urea dan NPK, sedangkan realisasi pupuk NPK formula khusus belum ada sampai sekarang," ujarnya.
Ia menjelaskan, sampai sekarang belum ada realisasi pupuk NPK formula khusus karena pupuk jenis ini untuk tanaman kakao, sehingga tidak ada petani di daerah ini yang menebus pupuk tersebut.
Selanjutnya, katanya, daerah ini masih memiliki sisa alokasi pupuk bersubsidi untuk bahan punyur tanaman padi dan holtikultura Mikol petani setempat dari pemerintah sebanyak 2.888 ton.
Ia menyebutkan, bahwa alokasi pupuk subsidi untuk daerah ini tahun 2023, yakni urea sebanyak 5.500 ton, NPK 5.568 ton, dan NPK formula 1.320 ton.
Namun dari alokasi pupuk subsidi sebanyak itu, yang sudah diinput untuk pupuk jenis urea sebanyak 2.696.768 kg, NPK 3.666.128 kg, dan NPK formula 4.997 kg.
Ia mengatakan, bahwa tahun ini alokasi pupuk bersubsidi di daerah ini berkurang drastis karena Mukomuko tidak lagi mendapatkan beberapa jenis pupuk subsidi seperti pupuk jenis ZA dan SP36.
Sementara itu, pupuk subsidi yang sudah ditetapkan harga eceran tertinggi yakni pupuk urea sebesar Rp2.250 per kilogram, pupuk NPK sebesar Rp2.300 per kg, pupuk NPK formula Rp3.300 per kg.
Selanjutnya, katanya, instansinya bersama dengan instansi terkait dan aparat penegak hukum akan melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada pengecer resmi yang menjual pupuk subsidi di atas HET.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Throughput Konsisten Bertumbuh, PTP Nonpetikemas Cirebon Operasi Batubara Lingkungan Bersih
-
Menag Nasaruddin Umar Minta Reformasi Birokrasi Kemenag Berbasis Validitas Data dan Penguasaan Teknologi
-
Rupiah Masih Tertekan, 19 Januari 2025
-
Pemkot Cirebon Diminta segera Susun Perda terkait Program Lingkungan Hidup
-
Cerita Audy Item Berjuang Melawan Obesitas
-
Hadapi Ancaman El Nino, Mentan Santai: Indonesia Sudah Punya Pengalaman
-
Rupiah Nyaris Rp17.000, Dampak Perang Asia Barat Makin Ngeri, Dompet Rakyat Terancam?
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.