Bappenas Tempatkan Isu Perubahan Iklim dalam Perencanaan Jangka Panjang
Selasa, 22 Agu 2023, 08:43 WIBJAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) berupaya menempatkan isu perubahan iklim ke dalam perencanaan jangka panjang.
"Kami sedang berusaha mencoba menempatkan perubahan iklim itu dimainstreaming, di dalam perencanaan jangka panjang. Jadi, (isu perubahan iklim) sudah menjadi basis di perencanaan (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional/RPJPN 2025-2045) karena kalau tidak (ditempatkan di dalam RPJPN), maka kita sifatnya nanti hanya respons begitu (terhadap isu perubahan iklim tanpa program kerja)," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas) Suharso Monoarfa.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Dialog Nasional Antisipasi Dampak Perubahan Iklim untuk Pembangunan Indonesia Emas 2045 yang dipantau secara virtual, Jakarta, Senin (21/8).
Dalam upaya yang dilakukan Bappenas, lanjut dia, memang ada keterbatasan dana untuk melancarkan berbagai program terkait pembangunan berketahanan iklim. Padahal, di sisi lain sejumlah pulau di Indonesia mengalami abrasi sebanyak 4 meter per tahun yang berarti hanya tinggal menunggu waktu tenggelam jika tidak ada upaya penanganan.
"Jadi, yang pertama yang akan dan sedang kami lakukan adalah me-mainstreaming perubahan cuaca itu atau konsideran terhadap perubahan iklim ini di dalam konteks perencanaan pembangunan jangka panjang," ungkap Kepala Bappenas.
Kedua, pihaknya berusaha ilmu terkait iklim dimiliki oleh semua lapisan masyarakat. Salah satu cara yang dapat dilakukan ialah memasukkan isu iklim ke dalam kurikulum pendidikan lebih awal atau sejak dini dikenalkan secara sederhana kepada anak-anak.
"Kalau mereka concern, saya kira kepedulian (terhadap iklim) ini tidak ada jarak. Kalau ada jarak pengetahuan antara kita saja dengan pemimpin di daerah dan kemudian dengan masyarakat, kan aneh. Jadi kita ingin ini menjadi gerak yang bersama, kami sudah mengusulkan mengenai soal iklim ini menjadi salah satu pelajaran yang diajarkan pada tingkat yang paling dini di SD (Sekolah Dasar)," kata Suharso.
Ketiga, lanjut dia, diperlukan observasi yang kuat sebagai basis untuk membangun early warning system guna menginformasikan akan potensi timbulnya kejadian alam.
"Concern (terhadap isu perubahan iklim) itu (harus) sudah mulai, setidaknya semua orang sekarang yang punya HP (handphone) itu, mereka sudah punya (aplikasi yang menginformasikan) berapa (suhu) cuaca hari ini, sudah ada concern seperti itu, tetapi mengenai pemanasan bumi memang belum semuanya," ucap Menteri PPN.
- Bappenas
- Perencanaan Pembangunan
- Perubahan Iklim
- Suharso Monoarfa
- Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Diskon Tumbler Estetik di Jakarta Fair 2026, Lock n Lock Obral Potongan hingga 85 Persen
-
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta
-
BNI Tegaskan Peran Strategis Pembangunan Berkelanjutan di Hari Lingkungan Hidup 2026
-
Blackout Sumatera Bongkar Rapuhnya Ketahanan Listrik Nasional
-
Mendorong Prestasi 23 Peserta MTQ Tingkat Provinsi NTT
-
Liga Inggris: Tottenham Selamat, West Ham Terdegradasi di Hari Perpisahan Guardiola dan Salah
-
Messi Tinggalkan Laga MLS karena Cedera, Argentina Dihantui Kekhawatiran Jelang Piala Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.