- Home
-
- Luar Negeri
-
- Berita Terbaru, Kemlu Past...
Berita Terbaru, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran Hutan di Kanada
Sabtu, 19 Agu 2023, 21:32 WIBJakarta - Berita terbaru, Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha memastikan tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kebakaran hutan di Kanada.
"KJRI Vancouver terus memantau bencana kebakaran hutan yang melanda beberapa wilayah di Kanada, termasuk di Yellowknife dan Kelowna. Otoritas Kanada juga telah menetapkan status darurat," kata Judh melalui pesan singkat, Sabtu.
Berdasarkan data KJRI Vancouver, saat ini 28 WNI tinggal di Kelowna, dan mayoritas mahasiswa.
Tidak ada WNI yang tinggal di Yellowknife.
Guna mengantisipasi situasi bencana memburuk, KJRI, mahasiswa Indonesia dan masyarakat Indonesia di Kelowna telah mengatur proses evakuasi.
"Tujuan evakuasi antara lain Wisma Indonesia di Vancouver, Ecuation Centre di Kota Kelowna, dan beberapa kota lain di sekitar Kelowna," tutur dia.
KBRI Ottawa, KJRI Vancouver, dan KJRI Toronto telah mengeluarkan imbauan kepada para WNI agar meningkatkan kewaspadaan, mempersiapkan perlengkapan pelindung pernafasan, mengikuti imbauan dan arahan dari otoritas setempat.
Kementerian Luar Negeri RI juga menyediakan hotline yang dapat dihubungi WNI untuk meminta bantuan.
Hotline KBRI Ottawa: +1 613 410 1481
Hotline KJRI Vancouver: +1 778 788 1992
Hotline KJRI Toronto: +1 416 312 5514
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
30,97 Juta Orang Diprediksi Bergerak dari Jawa Barat Saat Angkutan Lebaran 2026
-
Ketentuan Penyeberangan di Pelabuhan Merak pada Masa Mudik Lebaran
-
Teheran Incar Gempur Pusat Data di Negara Arab
-
Presiden Tegaskan MBG Bisa Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat Bawah
-
Pembalap Indonesia Mario Aji Raih Tiga Poin dari Moto2 Brasil
-
Panglima TNI Tinjau KRI Prabu Siliwangi-321, Kapal Perang Baru dari Italia
-
Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.